TCI D6526 1508304-03-7 Di-tert-butyl 5-Bromoisophthalate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang khas, dengan gugus bromo dan gugus tert-butyl yang memberikan sifat reaktif dan stabil. Senyawa ini sering digunakan dalam reaksi substitusi dan reaksi penggabungan untuk menghasilkan senyawa dengan struktur yang lebih kompleks.
Dikarenakan struktur kimianya yang spesifik, Di-tert-butyl 5-Bromoisophthalate memiliki sifat reaktivitas yang tinggi terutama pada posisi bromo, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia seperti reaksi nucleofilik atau reaksi elektrofilik. Keberadaan gugus tert-butyl memberikan stabilitas terhadap reaksi yang tidak diinginkan, menjadikannya pilihan yang tepat untuk sintesis senyawa dengan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa baru, modifikasi senyawa, dan pengembangan bahan kimia untuk keperluan industri. Bahan ini sangat relevan untuk peneliti yang bekerja di bidang kimia murni maupun terapan.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri
- Reaksi substitusi bromo untuk modifikasi struktur molekul senyawa aromatik
- Pengembangan bahan kimia baru dalam bidang material dan polimer
- Penelitian kimia murni untuk studi reaktivitas dan mekanisme reaksi
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses produksi bahan kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1508304-03-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan kelembapan. Karena bersifat kimia, penanganannya harus dilakukan dengan peralatan pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terpapar cahaya langsung. Selalu gunakan alat pelindung yang sesuai untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Krossing dkk. (2008). Dimeric Di(tert-butyl)haloalanes and a Monomeric Di(tert-butyl)phosphino-di(tert-butyl)alane. Zeitschrift für Naturforschung B doi:10.1515/znb-2008-0905
- FEDULINA dkk. (1997). ChemInform Abstract: Reactivity of 3,5‐Di‐tert‐butyl‐4‐hydroxybenzaldehyde, 3,5‐Di‐tert‐ butyl‐4‐hydroxybenzylalcohol and 3,5‐Di‐tert‐butyl‐4‐hydroxybenzyl Methyl Ether in the Oxidation with Oxygen in Alkaline Solutions.. ChemInform doi:10.1002/chin.199709057
- Morteza Nasrolahi dkk. (2019). Theoretical Approaches to the Conformational Preference of 2,2-Di-tert-Butyl-1,3-Dioxane, 2,2-Di-tert-Butyl-1,3-Dithian, and 2,2-Di-tert-Butyl-1,3-Diselenan. Russian Journal of Inorganic Chemistry doi:10.1134/s0036023619120118
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
