TCI E0081 Ethylenediamine Monohydrate adalah bentuk hidrat dari etilenadiamina, yaitu diamina alifatik sederhana yang dipasangkan dengan satu molekul air dalam susunannya. Bentuk monohidrat ini hadir sebagai cairan dan menawarkan jalan tengah yang praktis di laboratorium: sifat kimia diamina tetap terjaga, sementara penanganannya lebih ringan dibandingkan bentuk anhidrat yang sangat higroskopis. Kedua gugus amina primernya menjadikan senyawa ini bahan yang berguna untuk membangun ligan, membentuk kompleks logam, serta menyiapkan senyawa antara bernitrogen pada berbagai penelitian sintesis.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah kemampuan mengapit ion logam melalui dua atom nitrogen sehingga menghasilkan kompleks kelat yang kokoh, disertai sifat basa kuat yang berguna pada reaksi yang menuntut lingkungan alkalis. Kandungan air yang menyertainya justru memberi keuntungan pada reaksi yang dijalankan dalam medium berair, karena bahan sudah larut sempurna dan tidak memerlukan penyesuaian tambahan. Bentuk monohidrat juga cenderung lebih mudah dituang dan diukur pada suhu ruang laboratorium tropis. Kemasan 25mL dan 500mL memberi pilihan antara pemakaian sesekali untuk uji orientasi dan kebutuhan sintesis yang berjalan rutin.
Di Indonesia, bentuk monohidrat ini banyak dipakai pada laboratorium kimia anorganik dan biokimia yang menyiapkan kompleks logam serta larutan berair bersifat basa, laboratorium riset material berpori, dan kelompok sintesis di perguruan tinggi. Kemasan 25mL praktis bagi penelitian mahasiswa dan percobaan skala kecil, sementara kemasan 500mL sesuai bagi laboratorium yang menjalankan sintesis ligan atau modifikasi permukaan secara berulang.
- Pembentukan kompleks kelat logam: dua atom nitrogennya mengikat ion logam secara serempak sehingga menghasilkan kompleks stabil yang mudah dikarakterisasi.
- Reaksi dalam medium berair: kandungan air yang menyertainya membuat bahan langsung larut dan cocok untuk sintesis yang berlangsung dalam larutan berair.
- Sintesis ligan dan basa Schiff: reaksinya dengan senyawa karbonil membangun kerangka diimina yang menjadi dasar banyak kajian katalis koordinasi.
- Pengaturan keasaman pada sintesis: sifat basanya yang kuat berguna untuk menetralkan asam yang terbentuk selama reaksi berlangsung secara terkendali.
- Fungsionalisasi bahan berpori: gugus amina yang tertambat pada permukaan meningkatkan interaksi dengan molekul asam pada penelitian penyerapan.
| Merek | TCI (kode produk E0081) |
|---|---|
| Nomor CAS | 6780-13-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25mL dan 500mL |
| Bentuk fisik | cairan bentuk monohidrat dengan bau amina yang menyengat |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terlindung dari udara terbuka |
Bentuk monohidrat ini tetap bersifat korosif dan sangat basa, sehingga sarung tangan tahan bahan kimia, pelindung mata tertutup, dan jas laboratorium wajib dipakai sepanjang penanganan. Baunya menyengat dan uapnya mengiritasi mata serta saluran pernapasan, karena itu penuangan dan pemipetan dikerjakan di dalam lemari asam. Simpan pada wadah kaca atau bahan tahan basa yang tertutup rapat, dan hindari wadah logam yang mudah diserang senyawa amina. Jauhkan dari asam kuat, oksidator, dan senyawa karbonil reaktif karena pertemuannya dapat melepaskan panas dengan cepat. Sediakan pancuran mata dan bahan penyerap tumpahan di dekat area kerja.
—
