3-Ethyl-o-xylene adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai kondisi reaksi, sehingga sangat berguna dalam laboratorium kimia. Produk ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa aromatik dan turunannya. Dalam proses sintesis, 3-Ethyl-o-xylene berperan sebagai prekursor yang dapat diubah melalui reaksi substitusi atau oksidasi.
Bahan ini memiliki sifat non-polar dan volatil, yang memudahkan proses pelarutan dan manipulasi di laboratorium. Karena sifatnya yang stabil dalam kondisi tertentu, 3-Ethyl-o-xylene menjadi pilihan yang baik untuk reaksi yang memerlukan kestabilan kimia. Ketersediaannya dalam bentuk cair juga memudahkan penggunaan dalam berbagai prosedur eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, 3-Ethyl-o-xylene digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama di institusi pendidikan dan lembaga riset. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen sintesis senyawa organik, serta dalam analisis kualitatif dan kuantitatif. Karena kehandalannya dalam berbagai aplikasi, produk ini menjadi bagian penting dari stok bahan kimia di laboratorium lokal.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks yang membutuhkan reaktivitas tinggi
- Reaksi substitusi untuk menghasilkan senyawa turunan aromatik
- Pengujian sifat kimia dalam analisis kualitatif dan kuantitatif
- Pembuatan bahan baku untuk produksi senyawa farmakologis
- Eksperimen kimia untuk pendidikan dan penelitian dasar
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 933-98-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 01mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber panas |
3-Ethyl-o-xylene harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang volatil, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area penyimpanan ventilasi baik untuk menghindari akumulasi uap. Selalu hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta jauhkan dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif.
—
