5-Ethyl-m-xylene adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan substitusi etil pada posisi meta, sehingga memungkinkan reaktivitas yang baik dalam berbagai kondisi reaksi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar atau building block untuk pembuatan senyawa lain, baik dalam bidang farmasi, industri kimia maupun penelitian material.
Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 5-Ethyl-m-xylene menjadi pilihan yang tepat dalam reaksi substitusi dan reaksi penggabungan. Senyawa ini juga memiliki titik didih dan titik leleh yang memungkinkan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium. Keberadaan senyawa ini dalam bentuk cairan memudahkan dalam penanganan dan penggunaan di berbagai jenis reaksi kimia.
Di Indonesia, 5-Ethyl-m-xylene sering digunakan dalam penelitian kimia oleh institusi pendidikan dan laboratorium riset. Bahan ini juga menjadi bagian dari kebutuhan kimia dasar yang diperlukan untuk pengembangan produk baru dan penelitian ilmiah. Ketersediaan bahan ini di pasar lokal memudahkan para peneliti dan praktisi untuk memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmasi
- Penggunaan dalam reaksi substitusi untuk pembuatan senyawa baru
- Bahan baku dalam produksi bahan kimia industri yang memerlukan struktur aromatik
- Penggunaan dalam reaksi penggabungan untuk pengembangan material baru
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 934-74-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 01mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindungi dari cahaya |
5-Ethyl-m-xylene harus disimpan dalam wadah tertutup yang rapat dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat mudah terbakar, sehingga perlu dihindari dari paparan api atau percikan. Penanganan harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator. Pastikan area penyimpanan ventilasi baik untuk menghindari akumulasi uap.
—
