4-Ethylcyclohexanone adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam sintesis kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang sederhana namun sangat fleksibel, sehingga dapat berfungsi sebagai penghubung atau modifikasi pada berbagai reaksi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun molekul dengan struktur tertentu, terutama dalam bidang organik dan farmakologi.
Karena sifat reaktivitasnya yang moderat, 4-Ethylcyclohexanone mudah bereaksi dengan berbagai reagen seperti asam, basa, dan logam alkali. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan ideal dalam reaksi substitusi, oksidasi, dan reduksi. Selain itu, senyawa ini memiliki titik didih yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses penguapan dan pemisahan dalam prosedur laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 4-Ethylcyclohexanone digunakan dalam penelitian ilmiah dan pengembangan produk kimia. Bahan ini sering dimanfaatkan oleh peneliti kimia, farmasi, dan teknologi material untuk menciptakan senyawa baru atau memperbaiki struktur molekul yang ada. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan akses bagi para ilmuwan dan praktisi.
- Sintesis senyawa organik kompleks sebagai bahan baku utama
- Pengembangan obat baru melalui modifikasi struktur molekul
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik
- Pembuatan bahan kimia industri seperti pelarut atau bahan baku plastik
- Uji kualitas dan karakterisasi senyawa kimia dalam analisis kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5441-51-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Ethylcyclohexanone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Karena bersifat mudah terbakar, bahan ini harus disimpan di area yang tidak terjangkau oleh api. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- Ka dkk. (2008). Microwave spectrum of 4-ethylcyclohexanone. Journal of Molecular Spectroscopy doi:10.1016/j.jms.2008.04.008
- Miyazawa dkk. (2000). Biological stereoselective reduction of �4-methylcyclohexanone and �4-ethylcyclohexanone by anthracnose �fungi. Journal of Chemical Technology & Biotechnology doi:10.1002/(sici)1097-4660(200002)75:2<143::aid-jctb195>3.0.co;2-z
- Mudakavi dkk. (2007). 2,6-Bis(3,4-dimethoxybenzylidene)-4-ethylcyclohexanone. Acta Crystallographica Section E Structure Reports Online doi:10.1107/s1600536807051781
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
