4,6-O-Ethylidene-alpha-D-glucopyranose adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang kimia biologi dan glikosains. Senyawa ini memiliki struktur glikosidik yang kompleks dan sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa glikosidik lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai substrat atau reaktan dalam reaksi kimia yang melibatkan glikosida, terutama dalam studi struktur dan fungsi molekul karbohidrat.
Senyawa ini memiliki karakteristik kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penanganan dan penyimpanan. Karena struktur molekulnya yang spesifik, senyawa ini juga memiliki sifat reaktif yang memungkinkan pembentukan senyawa baru melalui reaksi kimia tertentu. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang memerlukan modifikasi struktur molekul glikosidik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian bidang kimia murni, farmasi, dan bioteknologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk mengembangkan metode sintesis senyawa glikosidik, serta dalam studi tentang interaksi molekul dalam sistem biologis.
- Digunakan dalam sintesis senyawa glikosidik untuk penelitian farmakologi
- Cocok untuk studi struktur molekul dalam bidang kimia biologi
- Dapat dimanfaatkan dalam pengembangan obat baru dengan mekanisme kerja berbasis glikosida
- Memiliki potensi dalam penelitian bioteknologi untuk modifikasi molekul karbohidrat
- Berguna dalam analisis senyawa kompleks dalam bidang kimia murni
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13224-99-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau reaksi kimia yang tidak diinginkan.
—
