Ethylene Glycol Bis(4-carboxyphenyl) Ether adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, khususnya dalam bidang ilmu material dan polimer. Senyawa ini sering diaplikasikan sebagai monomer dalam sintesis polimer yang memiliki sifat tertentu, seperti kekuatan mekanik dan stabilitas termal. Sebagai bahan dasar, senyawa ini memainkan peran penting dalam pengembangan bahan baru yang memiliki aplikasi luas, mulai dari industri kemasan hingga material elektronik.
Karakteristik utama dari Ethylene Glycol Bis(4-carboxyphenyl) Ether adalah struktur molekulnya yang kompleks dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk reaksi polimerisasi yang memerlukan kestabilan dan keteraturan struktur. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat kimia yang relatif stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses manipulasi dan penggunaan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian terkait material polimer dan reaksi kimia yang memerlukan monomer dengan struktur tertentu. Karena ketersediaan dan kualitasnya yang baik, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan mahasiswa yang ingin mengembangkan bahan baru atau memahami sifat polimer secara lebih mendalam.
- Pengembangan polimer dengan sifat termal dan mekanik yang optimal
- Sintesis senyawa kimia kompleks dalam reaksi polimerisasi
- Penelitian tentang struktur molekul dan interaksi kimia dalam material
- Pengujian sifat kimia dan stabilitas senyawa dalam kondisi tertentu
- Pemrosesan bahan baku untuk aplikasi industri seperti kemasan dan elektronik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3753-05-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung |
Ethylene Glycol Bis(4-carboxyphenyl) Ether harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat sejuk dan kering. Hindari paparan langsung sinar matahari dan kelembapan untuk menjaga kualitas senyawa. Selama penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan aman dari akses yang tidak diperlukan.
- Shakoor Shar dkk. (2023). Development of PLA/Lignin Bio-Composites Compatibilized by Ethylene Glycol Diglycidyl Ether and Poly (ethylene glycol) Diglycidyl Ether. Polymers doi:10.3390/polym15204049
- Wu dkk. (2009). Ring‐opening polymerization of ε‐caprolactone by a new yttrium complex: Y[2,2′‐ethylidene‐bis(4,6‐di‐tert‐butylphenoxy)]2(ethylene glycol dimethyl ether)Na(ethylene glycol dimethyl ether)3. Polymer International doi:10.1002/pi.2708
- Jang dkk. (2010). Isobaric vapor–liquid equilibria for the n-heptane + ethylene glycol monopropyl ether and n-octane + ethylene glycol monopropyl ether systems. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2010.08.002
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
