Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 617-92-5

1-Ethylpyrrole TCI E0444

1-Ethylpyrrole TCI E0444

Identitas Kimia

No. CAS
617-92-5
PubChem
CID 185226·SID 87569698
Rumus molekul
C6H9N
Berat molekul
95.15 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-ethylpyrrole
SMILES
CCN1C=CC=C1
InChIKey
VPUAYOJTHRDUTK-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00060633
Harga reguler Rp 823.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 823.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI E0444 1-Ethylpyrrole adalah turunan pirol aromatik dengan gugus etil terikat pada atom nitrogen cincin. Pirol merupakan heterosiklik beranggota lima yang sangat kaya elektron, dan penambahan gugus etil pada nitrogen menghilangkan hidrogen N–H sekaligus mengarahkan reaktivitas cincin ke posisi karbon. Dalam praktik laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai bahan bangunan untuk membangun sistem heterosiklik yang lebih besar, sebagai substrat model dalam studi reaksi substitusi aromatik elektrofilik, dan sebagai monomer atau prekursor dalam penelitian bahan berbasis polipirol.

Karakteristik yang membuatnya menarik adalah tingginya kerapatan elektron pada cincin, yang membuat pirol bereaksi jauh lebih cepat terhadap elektrofil dibandingkan benzena, dengan kecenderungan kuat menuju posisi dua dan lima. Substitusi pada nitrogen memberi keuntungan praktis: tidak ada proton N–H yang mengganggu reagen basa kuat atau organologam, dan kelarutan dalam pelarut organik meningkat. Di sisi lain, sifat kaya elektron yang sama membuat senyawa ini peka terhadap udara, cahaya, dan asam, sehingga bahan cenderung menggelap seiring waktu bila tidak disimpan dengan benar.

Di lingkungan laboratorium Indonesia, senyawa golongan pirol banyak digunakan pada riset kimia organik sintetik, penelitian material konduktif dan sensor di jurusan kimia maupun teknik kimia, serta kajian pewarna dan pigmen. Kemasan satu hingga lima gram lazim dipilih karena mendukung percobaan skala kecil dan mengurangi risiko bahan terdegradasi sebelum habis terpakai dalam rangkaian eksperimen.

  • Sintesis heterosiklik lanjutan: cincin pirol yang kaya elektron mudah difungsionalisasi sehingga menjadi titik awal pembuatan sistem aromatik terkondensasi yang lebih rumit.
  • Studi substitusi aromatik elektrofilik: reaktivitas dan regioselektivitasnya yang khas menjadikannya substrat model klasik untuk menguji reagen dan kondisi reaksi baru.
  • Penelitian material polimer konduktif: turunan pirol merupakan prekursor umum dalam kajian polipirol untuk aplikasi sensor, elektroda, dan lapisan fungsional.
  • Pengembangan pewarna dan zat berpendar: kerangka pirol menjadi bagian inti banyak kromofor sehingga berguna dalam penyusunan molekul berwarna atau berfluoresensi.
  • Pembuatan ligan dan senyawa koordinasi: nitrogen aromatik dan cincin kaya elektron dapat dilibatkan dalam perancangan ligan untuk eksperimen kimia anorganik dan katalisis.

Merek TCI
Nomor CAS 617-92-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik cairan pada suhu ruang yang dapat menggelap selama penyimpanan
Penyimpanan simpan sejuk, terlindung cahaya, wadah tertutup rapat sesuai anjuran pabrikan

Turunan pirol peka terhadap udara, cahaya, dan asam, sehingga penggelapan warna selama penyimpanan merupakan hal yang lazim diamati. Simpan botol dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap, jauh dari sumber panas, nyala api, maupun bahan pengoksidasi kuat. Untuk pekerjaan yang menuntut kemurnian tinggi, penyimpanan di bawah atmosfer gas inert serta pengambilan dengan jarum suntik kering sangat dianjurkan. Lakukan penuangan di dalam lemari asam sambil mengenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, karena uapnya dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan. Tampung sisa bahan serta pelarut bilasan dalam wadah limbah organik berlabel dan jangan dibuang ke saluran air.

  • Heitzman dkk. (2010). P02-64 - The Influence of Kryptopyrrole (2, 4-dimethyl, 3-ethylpyrrole) on Taking Aggressive Actions. European Psychiatry doi:10.1016/s0924-9338(10)70678-7
  • Schmidt dkk. (2001). Application of 2-ethylpyrrole for a direct synthesis of 3-substituted inverted porphyrins. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(01)01259-x
  • Cole-Filipiak dkk. (2017). Ultrafast Dissociation Dynamics of 2-Ethylpyrrole. The Journal of Physical Chemistry A doi:10.1021/acs.jpca.6b12228

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.