2-Ethoxy-1-naphthoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaktivitas tinggi, sehingga sering dimanfaatkan dalam pembuatan senyawa aromatik dan heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks, baik dalam penelitian farmakologis maupun dalam pengembangan bahan kimia baru.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai kondisi kimia seperti suhu tinggi atau reaktan kuat. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam reaksi substitusi dan esterifikasi. Selain itu, senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan isolasi produk akhir.
Di laboratorium Indonesia, 2-Ethoxy-1-naphthoic Acid sering digunakan dalam penelitian ilmu kimia dan farmasi. Bahan ini juga menjadi bagian dari kegiatan pendidikan di universitas dan lembaga penelitian, untuk melatih mahasiswa dalam proses sintesis dan analisis senyawa kimia.
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi esterifikasi dalam pembuatan bahan kimia industri
- Pengujian aktivitas biologis senyawa organik
- Pembuatan senyawa heterosiklik untuk penelitian farmakologis
- Analisis struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2224-00-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
2-Ethoxy-1-naphthoic Acid harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung sinar matahari dan kelembapan tinggi, karena dapat mempercepat degradasi senyawa. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja terkontrol dan tidak ada sumber api terbuka.
—
