TCI E0830 Ethyl 4,4,4-Trifluorobutyrate adalah ester etil dari asam butirat yang ketiga atom hidrogen pada karbon ujungnya digantikan atom fluor, membentuk gugus trifluorometil. Bahan ini termasuk kelompok blok bangunan terfluorinasi, yaitu golongan reagen yang khusus dipakai untuk menyisipkan fluor ke dalam molekul target. Di laboratorium, perannya adalah menghadirkan unit CF3 yang sudah terpasang pada rantai alifatik pendek sekaligus menyediakan gugus ester sebagai titik sambung. Dengan demikian peneliti tidak perlu melakukan reaksi fluorinasi langsung yang umumnya menuntut reagen berbahaya dan kondisi khusus, melainkan cukup mengolah ester yang sudah tersedia.
Sifat yang membuat bahan ini diminati berasal dari karakter gugus trifluorometil itu sendiri. Fluor sangat elektronegatif sehingga gugus CF3 menarik elektron dengan kuat, menurunkan kebasaan gugus di dekatnya, meningkatkan stabilitas metabolik molekul, dan memperbaiki kemampuan senyawa melewati membran lipid. Dalam praktik sintesis, keberadaan CF3 juga mengaktifkan karbonil ester terhadap serangan nukleofil dan memudahkan pembentukan enolat pada posisi alfa. Gugus esternya sendiri fleksibel: dapat dihidrolisis menjadi asam, diubah menjadi amida, direduksi menjadi alkohol, atau dipakai dalam kondensasi Claisen untuk membangun rantai yang lebih panjang.
Di Indonesia, bahan terfluorinasi seperti ini paling banyak dicari oleh kelompok riset kimia medisinal dan agrokimia di universitas serta lembaga penelitian yang mengembangkan analog senyawa aktif. Kemasan 1 g dan 5 g cocok bagi pola kerja tersebut, karena riset analog biasanya hanya memerlukan bahan dalam jumlah kecil untuk tiap seri sintesis, namun menuntut kualitas yang konsisten agar hasil antar percobaan dapat dibandingkan dengan adil.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorous Chemistry 2025-01-21 · hal. 7
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 52
Produk TCI terkait
- TCI H1033 356-24-1 Methyl Heptafluorobutyrate
- TCI H0594 356-27-4 Ethyl Heptafluorobutyrate
- TCI H0508 375-16-6 Heptafluorobutyryl Chloride [for Heptafluorobutyration]
- TCI E1495 79424-03-6 Ethyl 4,4,4-Trifluorobut-2-ynoate
- TCI T2670 406-93-9 4,4,4-Trifluorobutyric Acid
- TCI H0337 336-59-4 Heptafluorobutyric Anhydride
- Sintesis analog obat terfluorinasi, karena penyisipan gugus trifluorometil sering meningkatkan stabilitas metabolik dan daya tembus membran pada kandidat senyawa aktif.
- Pengembangan bahan aktif agrokimia, sebab banyak struktur pestisida modern memanfaatkan unit CF3 alifatik untuk memperbaiki aktivitas serta ketahanan senyawa di lapangan.
- Pembentukan enolat dan reaksi kondensasi Claisen, karena gugus CF3 di dekat karbonil memperkuat keasaman proton alfa sehingga deprotonasi berjalan lebih mudah.
- Pembuatan amida dan asam trifluorobutirat melalui aminolisis atau hidrolisis ester, sehingga satu bahan dapat melayani beberapa kebutuhan gugus fungsi sekaligus.
- Studi hubungan struktur dan aktivitas dalam kimia medisinal, sebab pasangan analog berfluor dan non-fluor membantu memisahkan pengaruh elektronik dari pengaruh sterik.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 371-26-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | cairan pada suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik; ikuti anjuran label serta lembar data keselamatan |
Simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terpisah dari basa kuat serta bahan pengoksidasi. Gugus ester dapat terhidrolisis secara perlahan bila terpapar kelembapan, sehingga wadah sebaiknya tidak dibiarkan terbuka dan bahan tidak dipindahkan berulang kali tanpa alasan. Lakukan penuangan dan penimbangan di lemari asam menggunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Hindari kontak dengan kulit dan penghirupan uapnya. Limbah serta ceceran ditangani sebagai limbah kimia organik terfluorinasi sesuai prosedur pengelolaan limbah laboratorium yang berlaku.
—



