Ethylene Glycol Bis(2-nitrophenyl) Ether adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa organik yang memiliki struktur tertentu. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai penghubung atau pengikat antara dua grup fungsional, yang memungkinkan pembentukan struktur kimia yang lebih kompleks.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap suhu dan kelembapan. Karena struktur molekulnya yang memiliki dua gugus nitrofenil yang terhubung melalui gugus eter, senyawa ini memiliki polaritas yang cukup tinggi, sehingga mudah larut dalam pelarut organik. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk reaksi yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa dengan struktur kompleks. Karena tersedia dalam kemasan kecil, senyawa ini cocok untuk eksperimen skala kecil yang memerlukan bahan baku yang cukup akurat dan terkontrol.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk penelitian farmakologi
- Pembuatan senyawa dengan struktur kompleks dalam kimia organik
- Reaksi substitusi pada gugus nitrofenil untuk modifikasi molekul
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia yang memerlukan aktivasi tertentu
- Pengembangan senyawa baru dalam bidang material kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 51661-19-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung. Karena bersifat kimia yang relatif stabil, penyimpanan dalam kondisi normal sehari-hari sudah cukup. Namun, dalam penggunaan, harus dipastikan bahwa wadah tidak terbuka dan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini, karena potensi reaktivitasnya dalam kondisi tertentu.
- Shakoor Shar dkk. (2023). Development of PLA/Lignin Bio-Composites Compatibilized by Ethylene Glycol Diglycidyl Ether and Poly (ethylene glycol) Diglycidyl Ether. Polymers doi:10.3390/polym15204049
- Kantevari dkk. (2005). Bis(4,5‐dimethoxy‐2‐nitrophenyl)ethylene Glycol: A New and Efficient Photolabile Protecting Group for Aldehydes and Ketones.. ChemInform doi:10.1002/chin.200540074
- Kantevari dkk. (2005). Bis(4,5-dimethoxy-2-nitrophenyl)ethylene glycol: a new and efficient photolabile protecting group for aldehydes and ketones. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2005.04.007
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
