Ethyl 3-Acetoxyhexanoate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis, seperti reaksi esterifikasi, hidrolisis, atau reaksi substitusi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun struktur molekuler yang lebih besar, terutama dalam bidang organik dan sintesis senyawa biogenik.
Ethyl 3-Acetoxyhexanoate memiliki sifat kimia stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Karena sifat ini, senyawa ini memerlukan penanganan yang hati-hati untuk menjaga kualitasnya. Ketersediaannya dalam berbagai varian kemasan memudahkan penggunaan dalam skala kecil maupun besar, sesuai kebutuhan eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen sintesis senyawa baru, pengembangan obat, serta studi tentang reaktivitas senyawa organik. Ketersediaan produk ini mendukung kebutuhan penelitian lokal yang berkembang pesat di bidang ilmu kimia.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan bahan kimia untuk industri kosmetik dan farmasi
- Eksperimen reaksi esterifikasi dalam kursus kimia organik
- Penelitian tentang struktur molekuler dan reaktivitas senyawa
- Uji keterlarutan dan stabilitas senyawa dalam berbagai pelarut
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 21188-61-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Ethyl 3-Acetoxyhexanoate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan selalu terkunci untuk mencegah akses yang tidak terkendali.
—
