Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 10601-99-7

3-Ethynylbenzoic Acid TCI E1642

3-Ethynylbenzoic Acid TCI E1642

Identitas Kimia

Nama lain
m-Ethynylbenzoic Acid
No. CAS
10601-99-7
Rumus molekul
C9H6O2
Berat molekul
146.15 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Suhu simpan
0-10°C
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-ethynylbenzoic acid
SMILES
C#CC1=CC(=CC=C1)C(=O)O
InChIKey
PHPIMLZTBYCDSX-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL06658448
PubChem
CID 15897047
Harga reguler Rp 1.696.800,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.696.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

=====PRODUK 1=====

3-Ethynylbenzoic acid dengan nomor CAS 10601-99-7 adalah senyawa organik golongan asam karboksilat aromatik yang memiliki gugus alkuna terminal pada posisi meta cincin benzena. Dalam laboratorium kimia, senyawa ini berperan sebagai building block atau blok bangunan sintesis yang sangat serbaguna, digunakan untuk membangun molekul yang lebih kompleks seperti senyawa bioaktif, material fungsional, ligan katalis, dan monomer polimer. Kehadiran dua gugus fungsional yang reaktif, yaitu gugus karboksil dan gugus etinil, menjadikannya jembatan penghubung yang ideal dalam berbagai strategi sintesis organik. Bagi peneliti di bidang kimia organik, kimia material, maupun kimia medisinal, senyawa ini adalah pereaksi awal yang andal untuk merancang kerangka molekul baru dengan presisi tinggi.

Karakteristik utama yang membuat 3-ethynylbenzoic acid dipilih adalah bifungsionalitasnya yang memungkinkan dua jenis reaksi berbeda dilakukan pada satu molekul. Gugus etinil terminal sangat reaktif dalam reaksi kopling seperti Sonogashira dan reaksi sikloadisi alkuna-azida yang dikenal sebagai klik kimia, sementara gugus karboksil mudah diaktivasi menjadi turunan ester, amida, atau asil klorida. Selain itu, senyawa ini berbentuk padatan kristalin yang relatif stabil, sehingga mudah ditimbang dan dimanipulasi dalam kondisi laboratorium standar. Kemurnian yang ditawarkan produk TCI dengan kode E1642 mendukung reproduksibilitas hasil sintesis, dan ketersediaannya dalam kemasan kecil 1 gram dan 5 gram memudahkan laboratorium mengelola stok pereaksi tanpa pemborosan.

Di laboratorium-laboratorium Indonesia, baik di perguruan tinggi, lembaga riset, maupun industri kimia halus, senyawa ini lazim digunakan dalam penelitian sintesis organik, pengembangan obat, serta fabrikasi material berbasis polimer dan senyawa terkonjugasi. Ketersediaan produk impor berkualitas seperti TCI melalui pemasok lokal menjadi penting karena membantu peneliti memperoleh pereaksi dengan spesifikasi jelas dan nomor CAS terverifikasi. Dengan kemasan gram yang fleksibel, laboratorium skala pendidikan hingga riset lanjutan dapat merencanakan percobaan secara efisien, mulai dari uji coba reaksi skala kecil hingga sintesis skala lebih besar untuk keperluan karakterisasi dan analisis lebih lanjut.

  • Sintesis organik multistep: senyawa ini menjadi bahan awal yang andal untuk membangun kerangka molekul kompleks melalui reaksi kopling dan derivatisasi gugus karboksil secara berurutan dalam satu jalur sintesis.
  • Klik kimia alkuna-azida: gugus etinil terminal bereaksi cepat dan selektif dengan azida membentuk cincin triazol, menjadikannya pereaksi unggul untuk biokonjugasi dan modifikasi permukaan material.
  • Sintesis ligan dan senyawa koordinasi: gugus karboksil dan alkuna dapat berperan sebagai situs koordinasi atau titik taut untuk merancang ligan logam transisi bagi katalisis dan kimia material.
  • Pengembangan kandidat obat dan kimia medisinal: kerangka asam benzoat dengan substituen alkuna memungkinkan modifikasi struktur untuk studi hubungan struktur-aktivitas dan penelusuran senyawa bioaktif baru.
  • Sintesis monomer dan polimer fungsional: gugus etinil dapat dihomokopling atau dikopolimerisasi untuk menghasilkan polimer terkonjugasi yang berpotensi digunakan pada perangkat elektronik organik dan sensor.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry) dengan kode produk E1642
Nomor CAS 10601-99-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 gram dan 5 gram
Bentuk fisik padatan kristalin; simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya langsung
Penyimpanan —
  • Nama kimia: 3-Ethynylbenzoic Acid

Senyawa ini sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat yang kedap udara, idealnya di tempat sejuk dan kering dengan suhu ruang terkendali serta terlindung dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitas gugus alkuna. Wadah asli dari produsen merupakan pilihan terbaik; jika dipindahkan, gunakan botol kaca atau wadah polipropilena bersih yang diberi label lengkap. Saat menimbang atau memindahkan, gunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pengaman, serta lakukan di dalam lemari asam bila tersedia. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, dan jauhkan dari sumber api karena gugus alkuna tergolong reaktif. Catat tanggal penerimaan, buka wadah seminimal mungkin, dan gunakan sisa pereaksi dalam jangka waktu wajar agar kemurnian tetap terjaga untuk hasil percobaan yang konsisten.

  • MELISSARIS dkk. (1993). ChemInform Abstract: Economical and Convenient Synthesis of p‐Ethynylbenzoic Acid and p‐ Ethynylbenzoyl Chloride.. ChemInform doi:10.1002/chin.199319141
  • Njus dkk. (2005). Thermal Solid State Polymerization ofp-Ethynylbenzoic Acid. Macromolecules doi:10.1021/ma0508451
  • Melissaris dkk. (1992). Economical and convenient synthesis of p-ethynylbenzoic acid and p-ethynylbenzoyl chloride. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/jo00051a063

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.