6-Fluoro-m-anisaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari gugus aldehida dan gugus fluoro, yang membuatnya sangat penting dalam berbagai reaksi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih besar, terutama dalam bidang sintesis organik dan farmakologi.
Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 6-Fluoro-m-anisaldehyde menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi kondensasi. Senyawa ini memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai reagen dan memungkinkan pembentukan senyawa baru dengan presisi tinggi. Keberagaman aplikasinya membuatnya menjadi bahan yang sangat dibutuhkan di berbagai bidang ilmu kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah dan pengembangan produk farmasi. Banyak institusi pendidikan dan pusat penelitian mengandalkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan dasar dengan struktur kompleks. Keberadaannya mendukung peningkatan kapasitas penelitian lokal di bidang kimia dan farmasi.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan gugus fluoro
- Pengembangan obat baru melalui modifikasi struktur molekul
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa fluorinasi
- Eksperimen kimia dalam bidang farmakologi dan biokimia
- Pembuatan bahan baku untuk senyawa aroma dan bahan kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 105728-90-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
6-Fluoro-m-anisaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia disarankan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
—

