4-Fluoro-o-anisaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur yang mengandung gugus fluoro dan aldehida, sehingga menjadi bahan dasar penting dalam pembuatan senyawa aromatik dan heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi substitusi, oksidasi, atau reduksi yang memerlukan keberadaan gugus fluoro.
Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 4-Fluoro-o-anisaldehyde menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik. Senyawa ini memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti coupling, halogenasi, dan reaksi Friedel-Crafts. Struktur molekulnya yang kompleks juga memungkinkan penggunaan dalam sintesis senyawa farmakologis dan material inovatif.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas oleh peneliti kimia, farmasi, dan ilmu material. Ketersediaannya dalam bentuk kemasan kecil seperti 1g dan 5g memudahkan penggunaan dalam skala kecil hingga menengah. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan produk baru dan penelitian ilmiah yang memerlukan senyawa dengan struktur fluorinasi.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 26
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk pengembangan obat
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa heterosiklik
- Penelitian tentang reaktivitas gugus fluoro dalam kimia organik
- Pengembangan material inovatif dengan sifat tertentu
- Uji katalis dan reaktivitas dalam reaksi kimia tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 450-83-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya |
4-Fluoro-o-anisaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber panas dan cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang bisa bereaksi dengan bahan tertentu, sehingga harus disimpan terpisah dari bahan berbahaya seperti asam atau basa kuat. Dalam penanganan, pengguna harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau napas.
—

