Fludarabine Monophosphate (FMP) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian biomedis dan farmakologis. Sebagai nucleoside, FMP memiliki peran penting dalam studi metabolisme nukleotida, sintesis DNA dan RNA, serta dalam pengembangan obat anti-kanker. Produk ini sangat relevan dalam laboratorium yang fokus pada bidang biokimia, farmakologi, dan genetika. Fludarabine Monophosphate memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berinteraksi dengan enzim dan protein tertentu. Karena kemurniannya dan konsistensi kualitas, senyawa ini sering dipilih untuk eksperimen yang memerlukan presisi tinggi. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan peneliti dalam penggunaan sesuai kebutuhan eksperimen. Di laboratorium Indonesia, FMP digunakan dalam penelitian terkait penyakit hematologis, terutama leukemia dan limfoma. Produk ini juga menjadi bahan baku dalam pengembangan obat dan uji aktivitas biologis. Karena kepentingannya dalam bidang kesehatan, FMP sering ditemukan dalam laboratorium riset klinis dan akademik di berbagai institusi.
- Penelitian terapi kanker hematologis karena kemampuannya menghambat sintesis DNA
- Pengujian aktivitas enzim terkait metabolisme nukleotida
- Studi tentang mekanisme kerja obat anti-kanjert
- Pengembangan senyawa farmakologis baru dalam bidang biomedis
- Eksperimen untuk memahami proses replikasi DNA dan RNA
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 75607-67-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, dalam kondisi kering dan sejuk |
Fludarabine Monophosphate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sinar matahari langsung dan kelembapan. Simpan pada suhu kamar yang stabil, sekitar 15–25°C. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengambil atau memproses bahan ini. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Pastikan area penyimpanan tidak terkontaminasi dan terpisah dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
- Smith dkk. (1990). Fludarabine monophosphate for prolymphocytic leukaemia. The Lancet doi:10.1016/0140-6736(90)93293-x
- Kane dkk. (1992). Pulmonary toxicity and acute respiratory failure associated with fludarabine monophosphate. Respiratory Medicine doi:10.1016/s0954-6111(06)80066-1
- Wijermans dkk. (1993). Severe immunodeficiency in patients treated with fludarabine monophosphate. European Journal of Haematology doi:10.1111/j.1600-0609.1993.tb00165.x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
