Guanosine 5'-Monophosphate Disodium Salt adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian biokimia dan bidang terkait. Bahan ini merupakan garam natrium dari guanosine 5'-monophosphat, yang merupakan salah satu komponen penting dari RNA dan DNA. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis molekul biologis, reaksi enzimatik, dan analisis kualitatif atau kuantitatif.
Guanosine 5'-Monophosphate Disodium Salt memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, dengan kemampuan untuk larut dalam air. Keistimewaannya terletak pada kemampuannya untuk berinteraksi dengan enzim dan protein tertentu, sehingga menjadi bahan yang sangat relevan dalam penelitian biomedis dan farmakologi. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini juga cocok untuk penyimpanan jangka panjang.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian terkait bioteknologi, farmasi, dan kedokteran. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan molekul nukleotida yang stabil dan dapat diandalkan. Dengan ketersediaan yang terjangkau dan kualitas yang terjamin, senyawa ini menjadi pilihan utama di berbagai bidang ilmu pengetahuan.
- Pemrosesan molekul nukleotida dalam sintesis RNA dan DNA
- Penelitian enzim dan aktivitas biokimia terkait metabolisme nukleotida
- Pengujian aktivitas farmakologis senyawa yang berinteraksi dengan sistem genetik
- Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam laboratorium kimia dan biologi
- Pengembangan produk farmasi dan terapi genetik berbasis nukleotida
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5550-12-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, di tempat sejuk dan kering |
Guanosine 5'-Monophosphate Disodium Salt harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering, serta menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat tidak beracun, tetapi tetap harus ditangani dengan hati-hati, terutama dalam penggunaan dalam jumlah besar. Pastikan wadah tidak terbuka selama penyimpanan dan hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Untuk penggunaan di laboratorium, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- (2008). Cyclic guanosine monophosphate–dependent protein kinase (PKG); cyclic guanosine monophosphate phosphodiesterase (cGMP-PDE). Science-Business eXchange doi:10.1038/scibx.2008.530
- Wu dkk. (2009). Helical Structure of Disodium 5′-Guanosine Monophosphate Self-Assembly in Neutral Solution. Journal of the American Chemical Society doi:10.1021/ja809258y
- Verrier dkk. (2021). Cyclic Guanosine Monophosphate–Adenosine Monophosphate Synthase (cGAS), a Multifaceted Platform of Intracellular DNA Sensing. Frontiers in Immunology doi:10.3389/fimmu.2021.637399
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
