Gallic Acid (Asam Galat) adalah senyawa organik yang memiliki struktur fenolik dengan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai senyawa lain. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks atau dalam reaksi redoks. Sebagai bahan dasar, Gallic Acid memiliki peran penting dalam pembentukan senyawa fenolik, yang banyak ditemukan dalam produk alami seperti tanaman obat dan bahan makanan. Dalam laboratorium, Gallic Acid digunakan untuk menguji reaktivitas senyawa, memperkaya senyawa intermediat, atau sebagai bahan bantu dalam analisis kualitatif dan kuantitatif.
Gallic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai kondisi lingkungan. Bahan ini bersifat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, tetapi tidak larut dalam air. Sifat ini membuatnya mudah digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan pelarut organik. Selain itu, Gallic Acid memiliki kemampuan untuk berikatan dengan logam berat, sehingga menjadi bahan yang sangat berguna dalam analisis kimia dan sintesis senyawa kompleks.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Gallic Acid digunakan secara luas dalam penelitian kimia, farmasi, dan lingkungan. Banyak institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia menggunakan bahan ini untuk eksperimen terkait senyawa fenolik, analisis kualitatif, dan sintesis senyawa baru. Ketersediaan dan keandalan produk ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam berbagai penelitian di Indonesia.
- Dalam sintesis senyawa fenolik, Gallic Acid digunakan sebagai bahan dasar untuk memperkaya struktur senyawa yang dihasilkan.
- Dalam analisis kualitatif, Gallic Acid digunakan untuk mengidentifikasi keberadaan senyawa fenolik dalam sampel.
- Dalam reaksi redoks, Gallic Acid berperan sebagai donor elektron yang membantu proses reduksi atau oksidasi.
- Dalam penelitian farmasi, Gallic Acid digunakan untuk menguji aktivitas antioksidan dan efek biologis senyawa fenolik.
- Dalam studi lingkungan, Gallic Acid digunakan untuk mengevaluasi dampak polutan dan kemampuan senyawa untuk berikatan dengan logam berat.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 149-91-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung dan kelembapan. |
Gallic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, terhindar dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin akan memperpanjang masa simpan bahan ini. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena bahan ini bersifat iritatif. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Simpan jauh dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak terduga.
- Jaén dkk. (2003). Gallic Acid, Ellagic Acid and Pyrogallol Reaction with Metallic Iron. Hyperfine Interactions doi:10.1023/b:hype.0000003784.88539.d4
- Garro^Galvez dkk. (1996). Gallic acid as a model of tannins in condensation with formaldehyde. Thermochimica Acta doi:10.1016/0040-6031(95)02630-4
- Ow dkk. (2003). Gallic Acid and Gallic Acid Derivatives: Effects on Drug Metabolizing Enzymes. Current Drug Metabolism doi:10.2174/1389200033489479
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
