Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 544-13-8

Glutaronitrile TCI G0072

Glutaronitrile TCI G0072
Harga reguler Rp 2.450.700,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.450.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI G0072 Glutaronitrile adalah dinitril alifatik berantai lima karbon dengan gugus siano pada kedua ujungnya, dipasok dalam bentuk cairan. Di laboratorium, senyawa ini memainkan dua peran sekaligus: sebagai bahan pembangun bifungsional dalam sintesis organik dan sebagai pelarut polar aprotik untuk reaksi tertentu. Gugus nitrilnya dapat diubah menjadi amina primer melalui hidrogenasi, menjadi asam karboksilat atau amida melalui hidrolisis, serta berpartisipasi dalam berbagai reaksi adisi, sehingga satu bahan ini membuka banyak jalur menuju turunan lima karbon lainnya.

Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah tetapan dielektrik yang tinggi khas senyawa nitril, titik didih yang relatif tinggi sehingga tidak mudah menguap saat pemanasan sedang, serta kemampuannya melarutkan garam anorganik dan senyawa polar yang sulit larut dalam pelarut organik biasa. Sebagai bahan pembangun, simetri molekulnya memudahkan perencanaan sintesis karena kedua ujung bereaksi setara. Bentuk cairnya memungkinkan pemipetan langsung dan pencampuran cepat, sehingga praktis untuk reaksi skala kecil maupun menengah di meja kerja laboratorium.

Di Indonesia, bahan ini umumnya dipakai laboratorium kimia organik sintesis di perguruan tinggi dan lembaga riset, laboratorium elektrokimia yang memerlukan pelarut polar aprotik, serta kelompok riset polimer yang menelusuri jalur sintesis diamina. Mengingat sifat toksik senyawa nitril, laboratorium di Indonesia umumnya menerapkan aturan ketat bahwa seluruh penanganan hanya dilakukan di lemari asam dengan alat pelindung diri lengkap.

  • Prekursor sintesis diamina berantai lima karbon, karena kedua gugus nitrilnya dapat direduksi secara serempak menjadi gugus amina primer yang setara.
  • Pelarut polar aprotik untuk reaksi dan pengukuran elektrokimia, sebab tetapan dielektriknya tinggi dan mampu melarutkan garam elektrolit pendukung dengan baik.
  • Bahan awal pembuatan asam dikarboksilat melalui hidrolisis, karena kedua ujung nitril terkonversi menjadi gugus karboksil dalam satu rangkaian reaksi terkendali.
  • Bahan pembangun sintesis heterosiklik bernitrogen, sebab gugus siano mudah berpartisipasi dalam reaksi siklisasi bersama nukleofil maupun reagen organologam tertentu.
  • Reagen model dalam kajian mekanisme reaksi nitril, karena strukturnya sederhana dan simetris sehingga interpretasi data spektroskopi menjadi jauh lebih lugas.

Merek TCI (kode katalog G0072)
Nomor CAS 544-13-8
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g dan 250 g
Bentuk fisik cairan jernih, tidak berwarna hingga sedikit kekuningan
Penyimpanan simpan sejuk, tertutup rapat, berventilasi baik, jauh dari asam dan basa kuat

Simpan botol tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terpisah dari asam kuat, basa kuat, serta bahan pengoksidasi yang dapat memicu penguraian. Gunakan wadah kaca bertutup ulir rapat dengan pelapis yang tahan pelarut, dan hindari menyimpannya di dekat sumber panas. Seluruh pemipetan, pemindahan, dan reaksi wajib dilakukan di dalam lemari asam karena senyawa nitril bersifat toksik dan uapnya berbahaya bila terhirup. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium tertutup. Jangan membuang sisa reagen ke saluran air; kumpulkan sebagai limbah kimia bernitrogen sesuai prosedur laboratorium.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.