Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 111-03-5

Monoolein TCI G0082

Monoolein TCI G0082
Harga reguler Rp 562.800,00
Harga reguler Harga obral Rp 562.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI G0082 Monoolein adalah monoasilgliserol dari asam oleat, yaitu gliserol yang mengikat satu rantai asam lemak tak jenuh berkarbon delapan belas dengan satu ikatan rangkap. Dalam katalog ini senyawa tersebut digolongkan sebagai aditif polimer, dan memang di laboratorium material ia dipakai sebagai pelumas internal, antistatik, serta bahan bantu pengolahan yang memperbaiki aliran dan permukaan produk polimer. Di luar itu, monoolein juga sangat dikenal dalam ilmu hayati sebagai lipid pembentuk fase kubik yang menjadi kunci kristalisasi protein membran.

Sifat yang membuat monoolein banyak dipilih adalah perilaku fase lioliotropiknya yang kaya: bersama air, senyawa ini membentuk struktur lamelar hingga kubik bikontinu yang stabil, sebuah keunikan yang jarang dimiliki lipid lain. Rantai oleat yang tak jenuh membuat titik lelehnya relatif rendah sehingga bahan mudah dilelehkan dan dicampur, sekaligus memberi kelenturan pada matriks polimer tempat ia ditambahkan. Karakter amfifiliknya juga menjadikannya pengemulsi yang efisien serta pembawa yang menarik untuk sistem penghantaran bahan aktif.

Di Indonesia, bahan ini dipakai laboratorium teknologi polimer dan plastik yang menguji formulasi aditif, laboratorium farmasetika yang mengembangkan sistem penghantaran obat berbasis lipid, serta kelompok riset biologi struktural yang menangani protein membran. Karena rantai tak jenuhnya rentan teroksidasi pada suhu hangat, penyimpanan dingin dan tertutup rapat menjadi praktik standar di laboratorium setempat.

  • Aditif pelumas internal dan antistatik pada riset formulasi polimer, karena molekulnya bermigrasi ke permukaan dan memperbaiki sifat aliran serta pelepasan cetakan.
  • Pembentuk fase kubik lipid untuk kristalisasi protein membran, sebab matriks bikontinu yang dihasilkannya menyediakan lingkungan mirip membran bagi protein target.
  • Pengemulsi dalam riset formulasi pangan dan farmasi, karena kemampuannya menstabilkan antarmuka minyak dan air tanpa memerlukan penambahan bahan bermuatan.
  • Bahan pembawa sistem penghantaran obat berbasis lipid, sebab struktur mesofasenya dapat menjebak molekul aktif dan mengatur laju pelepasannya secara bertahap.
  • Bahan acuan analisis monogliserida tak jenuh, karena strukturnya terdefinisi jelas sehingga mempermudah identifikasi puncak pada kromatografi sampel lipid.

Merek TCI (kode katalog G0082)
Nomor CAS 111-03-5
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymer Additives
Ukuran kemasan 25 g dan 500 g
Bentuk fisik padatan berwarna putih hingga nyaris putih yang mudah melunak
Penyimpanan disarankan disimpan dingin, tertutup rapat, terlindung cahaya dan udara

Simpan monoolein dalam wadah tertutup rapat di lemari pendingin, terlindung dari cahaya dan sebisa mungkin dari udara bebas, karena ikatan rangkap pada rantai oleatnya rentan terhadap oksidasi yang dapat mengubah mutu bahan. Membuat alikuot dalam vial kecil dan, bila memungkinkan, membilas ruang kepala vial dengan gas inert merupakan praktik yang sangat membantu. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan. Gunakan spatula bersih dan kering, kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, serta jas laboratorium, dan jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat maupun sumber panas.

  • Dawoud (2015). Characterizations of Drug Release from Liquid Crystalline Monoolein Cubic Particles and Monoolein Vesicles. Journal of Applied Pharmacy doi:10.21065/19204159.7.4.182
  • Fureby dkk. (1996). Acyl Group Migrations in 2-Monoolein. Biocatalysis and Biotransformation doi:10.3109/10242429609106879
  • Dawoud (2015). Characterizations of drug release from liquid crystalline monoolein cubic particles and monoolein vesicles. Journal of Applied Pharmacy doi:10.21065/19204159.7.182

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.