Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 381716-33-2

2-[2-(2-Azidoethoxy)ethoxy]ethyl 2,3,4,6-Tetra-O-acetyl-D-galactopyranoside TCI G0257

2-[2-(2-Azidoethoxy)ethoxy]ethyl 2,3,4,6-Tetra-O-acetyl-D-galactopyranoside TCI G0257

Identitas Kimia

No. CAS
381716-33-2
Rumus molekul
C20H31N3O12
Berat molekul
505.48 g/mol
Kemurnian
>95.0%(N)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
[(2R,3S,4S,5R)-3,4,5-triacetyloxy-6-[2-[2-(2-azidoethoxy)ethoxy]ethoxy]oxan-2-yl]methyl acetate
SMILES
CC(=O)OCC1C(C(C(C(O1)OCCOCCOCCN=[N+]=[N-])OC(=O)C)OC(=O)C)OC(=O)C
InChIKey
DLTVNCZYHKTWGV-IBBQXXDQSA-N
MDL
MDL00191441
PubChem
CID 44630315
Harga reguler Rp 5.910.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 5.910.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2-[2-(2-Azidoethoxy)ethoxy]ethyl 2,3,4,6-Tetra-O-acetyl-D-galactopyranoside adalah glikosida galaktosa terlindungi asetat yang dilengkapi rantai penghubung trietilena glikol berujung gugus azida. Rancangan molekulnya secara khusus ditujukan untuk kimia konjugasi, khususnya reaksi click azida–alkuna yang memungkinkan penyambungan dua molekul secara cepat, selektif, dan berhasil tinggi. Dengan bahan ini, peneliti dapat menempelkan unit galaktosa ke protein, peptida, polimer, permukaan material, atau molekul pelacak hanya dalam satu tahap reaksi tanpa perlu merancang rute sintesis karbohidrat dari awal.

Sifat yang menjadikannya bernilai adalah kelengkapan fungsinya dalam satu molekul. Gugus azida bereaksi khas dengan alkuna, baik melalui katalisis tembaga maupun melalui alkuna tegang tanpa katalis logam, sehingga cocok untuk sistem biologis yang sensitif terhadap ion tembaga. Rantai trietilena glikol memberi jarak dan keluwesan antara unit gula dan molekul pasangan, sekaligus meningkatkan kelarutan dalam air serta menekan gangguan sterik saat pengikatan. Gugus asetat pada cincin galaktosa menjaga stabilitas selama penyimpanan dan pemurnian, lalu dapat dilepas dengan basa lemah untuk membuka galaktosa bebas yang siap dikenali reseptor.

Laboratorium bioteknologi, kimia medisinal, dan riset material di Indonesia memakai bahan ini untuk membuat glikokonjugat penargetan sel, probe pengikat lektin, serta permukaan biosensor termodifikasi gula. Kemasan 1g dan 5g sesuai dengan pola pemakaian reagen konjugasi yang umumnya dalam jumlah kecil namun bernilai tinggi. Ketersediaan bahan siap pakai seperti ini memangkas waktu riset secara berarti, terutama bagi kelompok yang belum memiliki fasilitas sintesis karbohidrat lengkap.

  • Reaksi click azida–alkuna terkatalisis tembaga, karena gugus azidanya bereaksi selektif membentuk cincin triazol stabil dengan hasil konversi tinggi.
  • Konjugasi bebas tembaga memakai alkuna tegang, sebab pendekatan ini aman diterapkan pada sistem sel hidup maupun protein sensitif logam.
  • Pembuatan glikokonjugat penargetan sel, karena unit galaktosa dikenali reseptor permukaan tertentu sehingga membantu pengarahan molekul pembawa.
  • Modifikasi permukaan biosensor dan nanopartikel, sebab rantai glikol memberi jarak memadai agar gula tetap terjangkau oleh protein pengikat.
  • Penyusunan probe pengikat lektin, karena struktur terdefinisi jelas memudahkan penafsiran data afinitas tanpa gangguan heterogenitas bahan alam.

Merek TCI
Nomor CAS 381716-33-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Conjugation Chemistry/Click Chemistry
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik padatan hingga cairan kental, tergantung kondisi penyimpanan
Penyimpanan simpan dingin, kering, tertutup rapat, dan terlindung dari cahaya serta panas

Simpan reagen ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di lemari pendingin bahan kimia yang kering dan gelap, lalu biarkan mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan. Sebagai senyawa organik berazida, bahan ini harus dijauhkan dari panas berlebih, gesekan kuat, benturan, serta kontak dengan logam berat dan asam kuat yang dapat membentuk azida tidak stabil. Jangan sekali-kali menguapkan larutannya hingga kering pada suhu tinggi. Gunakan spatula dan alat berbahan nonlogam bila memungkinkan, kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta bekerjalah di lemari asam. Buang limbah azida melalui jalur limbah kimia khusus.

  • Yuzhu dkk. (2024). (2R,4aS,6aS,12bR,14aS,14bR)-N-(2-(2-(2-(2-Azidoethoxy)ethoxy)ethoxy)ethyl)-10-hydroxy-2,4a,6a,9,12b,14a-hexamethyl-11-oxo-1,2,3,4,4a,5,6,6a,11,12b,13,14,14a,14b-tetradecahydropicene-2-carboxamide. Molbank doi:10.3390/m1800
  • Timoshchuk dkk. (2025). A structural study of N-(2-(2-(2-azidoethoxy)ethoxy)ethyl)-4,6-di(aziridin-1-yl)-1,3,5- triazin-2-amine by density functional theory calculations. Scientific and Technical Journal of Information Technologies, Mechanics and Optics doi:10.17586/2226-1494-2025-25-4-643-650

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.