Genistin adalah senyawa flavonoid yang ditemukan secara alami dalam beberapa jenis tanaman, terutama dalam kulit buah okra dan biji bunga kopi. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian biokimia dan ilmu hayat untuk mempelajari aktivitas biologisnya, seperti efek antioksidan, anti-inflamasi, dan potensi sebagai agen terapi. Dalam laboratorium, Genistin digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai reagen dalam analisis kimia.
Genistin memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkannya berinteraksi dengan berbagai enzim dan protein dalam sistem biologis. Sifat ini menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam penelitian terkait metabolisme flavonoid, efek farmakologis, serta studi tentang mekanisme aktivitas biologis. Karena sifatnya yang stabil dan tidak mudah terurai, Genistin menjadi pilihan yang baik untuk berbagai eksperimen laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Genistin sering digunakan dalam penelitian bidang farmakologi, biokimia, dan fitokimia. Bahan ini mendukung upaya ilmiah dalam pengembangan obat baru, analisis senyawa alami, serta penelitian tentang efek kesehatan dari senyawa flavonoid. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti dalam melakukan eksperimen yang memerlukan bahan ini.
Brosur TCI (PDF)
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 12
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 53
- Penelitian tentang efek antioksidan senyawa flavonoid dalam bidang farmakologi
- Analisis komposisi kimia tanaman obat untuk pengembangan produk farmasi
- Eksperimen sintesis senyawa flavonoid untuk studi aktivitas biologis
- Uji aktivitas anti-inflamasi Genistin pada model sel atau organisme
- Studi mekanisme interaksi Genistin dengan protein target dalam sistem biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 529-59-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Phenylpropanoids, Aromatic Polyketides |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Genistin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Karena sifatnya yang kimia stabil, Genistin tidak mudah terdegradasi, tetapi tetap perlu dihindari dari kontak dengan bahan kimia berbahaya. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung. Penanganan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan bahan dalam eksperimen laboratorium.
- Matsuura dkk. (1995). Studies onβ-Glucosidases from Soybeans That Hydrolyze Daidzin and Genistin: Isolation and Characterization of an Isozyme. Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry doi:10.1271/bbb.59.1623
- Rabie (2010). Effect of genistin on bone formation. Frontiers in Bioscience doi:10.2741/e136
- Allred (2001). Dietary genistin stimulates growth of estrogen-dependent breast cancer tumors similar to that observed with genistein. Carcinogenesis doi:10.1093/carcin/22.10.1667
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
