Gomisin K3 adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori fenilpropanoid dan poliketida aromatik. Senyawa ini digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia, terutama dalam penelitian tentang senyawa alami yang memiliki aktivitas biologis. Gomisin K3 sering ditemukan dalam ekstrak tanaman tertentu dan memiliki potensi sebagai senyawa antijamur atau antioksidan. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk mengidentifikasi struktur molekuler, mempelajari mekanisme aktivitas biologis, atau sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa lain.
Gomisin K3 memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap cahaya dan kelembapan. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang berbeda tergantung pada pelarut yang digunakan, sehingga memudahkan proses isolasi dan pemurnian. Karena sifatnya yang unik, Gomisin K3 menjadi pilihan utama dalam penelitian biokimia dan farmakologi, terutama dalam studi tentang senyawa alami yang memiliki potensi terapi.
Di laboratorium Indonesia, Gomisin K3 digunakan dalam berbagai penelitian terkait senyawa alami yang berasal dari sumber tumbuhan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk memperluas pemahaman tentang senyawa bioaktif, terutama dalam bidang farmakologi dan bioteknologi. Karena sifatnya yang spesifik, Gomisin K3 menjadi bahan penting dalam pengembangan obat baru dan studi tentang efek senyawa alami pada tubuh manusia.
Brosur TCI (PDF)
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 14
- Dalam analisis senyawa alami, Gomisin K3 digunakan untuk mengidentifikasi struktur molekul dan aktivitas biologis senyawa dari sumber tumbuhan.
- Senyawa ini cocok untuk studi farmakologi karena memiliki potensi sebagai senyawa antijamur dan antioksidan.
- Gomisin K3 sering digunakan dalam penelitian biokimia untuk mempelajari mekanisme interaksi senyawa alami dengan sistem biologis.
- Dalam sintesis senyawa kompleks, Gomisin K3 berperan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas terapeutik.
- Bahan ini juga digunakan dalam uji aktivitas biologis untuk mengevaluasi efek senyawa alami terhadap sel dan jaringan tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 69363-14-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Phenylpropanoids, Aromatic Polyketides |
| Ukuran kemasan | 5mg, 25mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya langsung. |
Gomisin K3 harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang memiliki tutup rapat. Dalam penggunaan, pastikan tangan dan alat yang digunakan bersih dan bebas dari kontaminasi. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata, serta gunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan kestabilan senyawa selama periode penggunaan.
- Kim dkk. (2015). Comparison of the Content of Shizandrin, Gomisin A and Gomisin N in Schisandra Fruit by Water Extraction Condition. Journal of Food Hygiene and Safety doi:10.13103/jfhs.2015.30.1.59
- Tanaka dkk. (1992). Synthesis of optically pure gomisin A and schizandrin: The first total synthesis of gomisin A and schizandrin having naturally occurring configurations. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(00)74679-x
- Yun dkk. (2017). Gomisin A Ameliorates Endoplasmic Reticulum Stress-induced Hepatic Steatosis. Journal of Life Science doi:10.5352/jls.2017.27.2.233
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
