Gallium(III) Oxide (Ga₂O₃), dengan nomor CAS 12024-21-4, adalah senyawa anorganik yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan penelitian ilmiah. Bahan ini memiliki struktur kristal yang stabil dan berperan sebagai katalis dalam reaksi kimia tertentu. Dalam laboratorium, Ga₂O₃ digunakan untuk mempercepat reaksi kimia, terutama dalam proses sintesis senyawa kompleks atau dalam studi reaktivitas unsur tanah jarang. Selain itu, bahan ini juga digunakan dalam pembuatan material elektronik dan optik, yang memperlihatkan potensinya dalam bidang teknologi modern.
Gallium(III) Oxide memiliki sifat kimia yang relatif stabil, tetapi sangat reaktif terhadap air dan asam kuat. Dalam bentuk padat, bahan ini berwarna putih dan memiliki titik leleh yang tinggi, sehingga cocok untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan ketahanan terhadap suhu tinggi. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam eksperimen yang memerlukan kondisi reaksi ekstrem.
Di Indonesia, bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni, terutama di universitas dan lembaga riset yang fokus pada kimia anorganik dan katalisis. Dalam konteks lokal, Ga₂O₃ juga digunakan dalam pembuatan material baru dan pengembangan teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri nasional.
- Bahan ini digunakan dalam sintesis senyawa kompleks untuk mempercepat reaksi kimia.
- Gallium(III) Oxide berperan sebagai katalis dalam reaksi hidrolisis dan oksidasi.
- Bahan ini digunakan dalam studi reaktivitas unsur tanah jarang untuk mengeksplorasi sifat kimia.
- Ga₂O₃ sering dipakai dalam pembuatan material elektronik dan optik untuk aplikasi teknologi.
- Bahan ini juga digunakan dalam penelitian tentang konduktivitas termal dan listrik pada material inorganik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 12024-21-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Main-group Elements |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat, berwarna putih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan |
Gallium(III) Oxide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber air untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini juga perlu disimpan dalam ruangan yang sejuk dan kering, serta jauh dari bahan kimia yang bersifat asam atau basa kuat. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Thomson (1998). Generation of radical species in surface reactions of chlorohydrocarbons and chlorocarbons with fluorinated gallium(III) oxide or indium(III) oxide. Journal of the Chemical Society, Faraday Transactions doi:10.1039/a802365d
- Schumann dkk. (1994). Bis(tetramethylcyclopentadienyl) gallium(III) chloride, tris(tetramethylcyclopentadienyl) gallium(III) and tris(pentamethylcyclopentadienyl) gallium(III). Journal of Organometallic Chemistry doi:10.1016/0022-328x(94)80028-6
- Dutta dkk. (2002). Dithiocarbamates of gallium(III) and indium(III): syntheses, spectroscopy, and structures. Polyhedron doi:10.1016/s0277-5387(01)00990-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
