Gracillin adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang kimia biologi dan glikosains. Sebagai derivat dari glukosa, senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa lain yang memiliki aktivitas biologis. Dalam laboratorium, Gracillin berperan sebagai bahan bantu dalam analisis struktur molekuler dan pengujian aktivitas biologis tertentu.
Gracillin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan cahaya. Karakteristik ini membuatnya memerlukan penanganan yang hati-hati dalam penyimpanan dan penggunaan. Keberadaan grup fungionalnya memungkinkan reaksi kimia yang beragam, sehingga menjadikannya pilihan yang baik untuk penelitian yang membutuhkan modifikasi molekuler.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Gracillin sering digunakan dalam penelitian bidang farmakologi, biokimia, dan ilmu makanan. Banyak institusi penelitian di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk studi tentang interaksi molekuler dan pengembangan senyawa baru dengan aktivitas terapeutik.
- Analisis struktur molekuler untuk studi glikosains dan kimia biologi
- Sintesis senyawa dengan aktivitas biologis dalam penelitian farmakologi
- Pengujian aktivitas enzim dalam bidang biokimia
- Penelitian tentang interaksi molekuler dalam ilmu makanan
- Pengembangan bahan bantu dalam proses modifikasi senyawa kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 19083-00-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Gracillin harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang sesuai adalah botol kaca berlabel jelas dan tertutup rapat. Dalam penggunaan, pastikan tangan dan alat yang digunakan bersih serta bebas dari kontaminasi.
- (2023). Gracillin Suppresses Intestinal Epithelial Inflammation and Improves Intestinal Barrier in IBD via the SDHB/NF-κB Axis. JOURNAL OF BIOLOGICAL REGULATORS AND HOMEOSTATIC AGENTS doi:10.23812/j.biol.regul.homeost.agents.20233709.461
- 张 (2026). Effect and Mechanism of Gracillin from <i>Reineckia</i> <i>carnea</i> Ethanol Extract on Invasion, Migration and Drug Resistance of Lung Cancer A549 Cells. Advances in Clinical Medicine doi:10.12677/acm.2026.1672590
- Zou dkk. (2003). The synthesis of gracillin and dioscin: two typical representatives of spirostanol glycosides. Carbohydrate Research doi:10.1016/s0008-6215(03)00004-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
