Heptylbenzene adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa aromatik dan turunannya. Dalam konteks laboratorium, heptylbenzene berperan sebagai substrat atau reaktan dalam reaksi substitusi dan reaksi katalitik. Karena sifatnya yang tidak polar dan volatilitas yang tinggi, senyawa ini memudahkan proses pemisahan dan isolasi produk akhir.
Heptylbenzene memiliki struktur molekul yang stabil dan tidak mudah terdegradasi dalam kondisi normal. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan kestabilan bahan baku. Selain itu, senyawa ini tidak mengandung unsur heterosiklik, sehingga cocok untuk aplikasi yang memerlukan kebersihan kimia tinggi. Karena tidak beracun dalam dosis kecil, heptylbenzene juga relatif aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang terkendali.
Di laboratorium Indonesia, heptylbenzene sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa sintetik dan pengembangan bahan kimia baru. Bahan ini juga ditemukan dalam berbagai aplikasi industri seperti produksi bahan baku farmasi dan bahan kimia industri. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh peneliti dan industri yang membutuhkan bahan baku kimia berkualitas.
- Sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan bahan kimia baru
- Reaksi substitusi untuk modifikasi struktur molekul organik
- Pembuatan bahan baku farmasi dalam penelitian kimia farmakologi
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia industri
- Pemisahan dan isolasi senyawa kompleks melalui distilasi atau ekstraksi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1078-71-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan tidak berwarna |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Heptylbenzene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang volatil, wadah harus dilengkapi dengan tutup yang kedap udara untuk mencegah penguapan. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk mencegah paparan langsung. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung untuk menjaga keselamatan di laboratorium.
- Poot dkk. (2003). High pressure phase equilibria in the system 1,1,1,2-tetrafluoroethane + heptylbenzene. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/s0378-3812(03)00162-6
- Baylaucq dkk. (2002). Dynamic Viscosity and Density of Heptylbenzene and Heptylcyclohexane up to 100 MPa. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je025511a
- Department of Chemical Engineering, Universiti Teknologi Petronas, Bandar Seri Iskandar, 31750 Tronoh, Perak, Malaysia dkk. (2016). Comparison Study of Heptylbenzene and Hexylbenzene Decomposition under Supercritical Water. International Journal of Chemical Engineering and Applications doi:10.7763/ijcea.2016.v7.562
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
