TCI

CAS 32072-96-1

Hexadecenylsuccinic Anhydride TCI H0073

Hexadecenylsuccinic Anhydride TCI H0073

Identitas Kimia

No. CAS
32072-96-1
PubChem
CID 5354625·SID 87570523
Rumus molekul
C20H34O3
Berat molekul
322.49 g/mol
Kemurnian
>94.0%(GC)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-[(E)-hexadec-1-enyl]oxolane-2,5-dione
SMILES
CCCCCCCCCCCCCCC=CC1CC(=O)OC1=O
InChIKey
RSPWVGZWUBNLQU-FOCLMDBBSA-N
MDL
MDL00014544
Harga reguler Rp 2.386.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.386.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0073 Hexadecenylsuccinic Anhydride adalah anhidrida suksinat yang tersubstitusi gugus heksadesenil, yakni rantai hidrokarbon enam belas karbon yang masih memiliki ikatan rangkap. Senyawa golongan alkenil suksinat anhidrida ini banyak dipakai di laboratorium sebagai reagen modifikasi permukaan dan pengubah sifat polimer. Cincin anhidrida yang reaktif memungkinkan senyawa mencangkokkan rantai hidrofobik panjang ke berbagai substrat yang mengandung gugus hidroksil atau amina, sehingga peneliti dapat mengubah bahan yang semula menyerap air menjadi bahan yang menolak air dengan langkah reaksi yang relatif ringkas.

Keunggulan utamanya terletak pada dualitas struktur. Di satu sisi, cincin anhidrida bersifat elektrofilik dan mudah terbuka oleh nukleofil sehingga membentuk ikatan ester atau amida yang kuat sekaligus menyisakan gugus karboksilat bebas. Di sisi lain, rantai alkenil panjangnya memberikan karakter hidrofobik yang nyata dan menjaga senyawa tetap berwujud cairan kental yang mudah dituang maupun didispersikan. Ikatan rangkap pada rantai juga membuka peluang reaksi lanjutan seperti adisi, epoksidasi, atau pengikatan silang, sehingga senyawa ini sering diperlakukan sebagai bahan awal serbaguna dalam riset material.

Di Indonesia, bahan ini kerap muncul pada penelitian teknologi kertas dan serat selulosa, riset pati termodifikasi, serta laboratorium kimia polimer yang mengembangkan bahan tahan air berbasis sumber daya alam. Kemasan 25 g terhitung memadai untuk rangkaian percobaan skala laboratorium, mulai dari optimasi rasio reagen terhadap substrat hingga pembuatan sampel uji untuk karakterisasi sudut kontak dan analisis gugus fungsi.

  • Modifikasi hidrofobik pati dan selulosa, karena cincin anhidrida bereaksi langsung dengan gugus hidroksil dan mencangkokkan rantai hidrokarbon panjang.
  • Penelitian bahan pelapis penolak air pada serat, sebab rantai alkenil yang tercangkok menurunkan energi permukaan sehingga menaikkan sudut kontak air.
  • Sintesis surfaktan anionik turunan suksinat, di mana pembukaan cincin menghasilkan gugus karboksilat yang dapat dinetralkan menjadi kepala hidrofilik.
  • Pengubah sifat resin dan polimer, karena reaksinya dengan gugus hidroksil rantai polimer meningkatkan fleksibilitas serta kompatibilitas terhadap fase nonpolar.
  • Studi inhibitor korosi berbasis film organik, mengingat molekul amfifilik ini mampu membentuk lapisan pelindung yang menempel pada permukaan logam.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 32072-96-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g
Bentuk fisik cairan kental hingga bahan menyerupai minyak pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, hindari kelembapan

Anhidrida mudah terhidrolisis oleh uap air, karena itu wadah harus selalu tertutup rapat dan disimpan di tempat kering dengan suhu terkendali. Gunakan alat pengambil yang benar-benar kering, dan usahakan waktu botol terbuka sesingkat mungkin agar reagen tidak kehilangan keaktifannya. Bahan ini dapat mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan, sehingga penanganan sebaiknya dilakukan di lemari asam dengan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Jauhkan dari basa kuat, alkohol dalam jumlah besar, dan sumber air, serta bersihkan tumpahan segera dengan bahan penyerap inert.

—