Isovanillin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori senyawa non-heterosiklik, yang sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Senyawa ini memiliki struktur kimia yang mirip dengan vanillin, tetapi dengan perubahan pada rantai hidrokarbonnya. Dalam laboratorium, Isovanillin berperan sebagai bahan pembangun yang sangat penting untuk menghasilkan senyawa-senyawa kompleks seperti flavonoid, aroma, dan senyawa farmakologis. Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, Isovanillin sering dipilih dalam berbagai reaksi kimia untuk memperoleh produk yang diinginkan.
Isovanillin memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi oksidasi yang efektif. Senyawa ini bersifat aromatik dan memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena kemurnian dan konsistensi tinggi, Isovanillin sangat cocok untuk digunakan dalam penelitian ilmiah dan produksi skala laboratorium. Ketersediaan dalam berbagai kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Isovanillin digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, farmasi, dan makanan. Banyak institusi pendidikan dan penelitian menggunakan senyawa ini untuk memperoleh senyawa-senyawa yang memiliki aktivitas biologis atau nilai industri. Karena ketersediaan dan keandalan, Isovanillin menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi ilmiah di Indonesia.
- Sintesis senyawa flavonoid untuk penelitian farmakologis
- Pengembangan aroma alami dalam industri makanan dan minuman
- Reaksi kimia organik untuk produksi senyawa intermediat
- Penelitian tentang aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi
- Produksi bahan baku untuk industri kosmetik dan farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 621-59-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Isovanillin harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penggunaan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Senyawa ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihindari konsumsi atau inhalasi berlebihan. Penanganan harus dilakukan dalam ruangan yang sejuk dan kering untuk mencegah degradasi.
- Kumar dkk. (2001). ChemInform Abstract: Synthesis of Macrocycles Derived from Vanillin and Isovanillin.. ChemInform doi:10.1002/chin.200123037
- Panoutsopoulos dkk. (2005). Metabolism of Isovanillin by Aldehyde Oxidase, Xanthine Oxidase, Aldehyde Dehydrogenase and Liver Slices. Pharmacology doi:10.1159/000082860
- LOUPY dkk. (1990). ChemInform Abstract: Monomethylation of 3,4‐Dihydroxybenzaldehyde as an Alternate Route to Isovanillin.. ChemInform doi:10.1002/chin.199036122
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
