4-Hydroxyphenylacetic Acid (4-HPPA) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan senyawa organik lainnya. Sebagai building block, 4-HPPA memiliki peran penting dalam reaksi substitusi dan reaksi oksidasi, yang memungkinkan pembentukan senyawa dengan struktur yang lebih kompleks.
4-Hydroxyphenylacetic Acid memiliki struktur molekul yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen kimia. Senyawa ini bersifat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, sehingga memudahkan dalam proses pemisahan dan pemanfaatan. Sifat kimianya yang baik membuatnya menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia yang membutuhkan reaktivitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, 4-Hydroxyphenylacetic Acid digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan farmakologi. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat dan senyawa bioaktif, serta dalam pendidikan kimia tingkat tinggi.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa aromatik
- Eksperimen kimia organik untuk pendidikan tingkat universitas
- Pemanfaatan dalam analisis kualitatif senyawa kompleks
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa fenolik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 156-38-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
4-Hydroxyphenylacetic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup dan terlindungi dari paparan udara dan cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan sejuk, serta dijauhkan dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia sangat disarankan untuk menjaga kualitas dan keamanan bahan.
- Acero dkk. (2001). Degradation of p-hydroxyphenylacetic acid by photoassisted Fenton reaction. Water Science and Technology doi:10.2166/wst.2001.0245
- SAYATO dkk. (1992). Studies on Determination Method of Hydrogen Peroxide in Rain Water. Fluorometric Method Using p-Hydroxyphenylacetic Acid.. Eisei kagaku doi:10.1248/jhs1956.38.334
- Allouche dkk. (2005). Synthesis of Hydroxytyrosol, 2-Hydroxyphenylacetic Acid, and 3-Hydroxyphenylacetic Acid by Differential Conversion of Tyrosol Isomers UsingSerratia marcescensStrain. Journal of Agricultural and Food Chemistry doi:10.1021/jf050972w
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
