3-Hydroxyphenylacetic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam sintesis senyawa organik kompleks, terutama dalam pembuatan senyawa aromatik dan heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai prekursor untuk berbagai senyawa farmakologis dan bahan kimia industri. Karena struktur molekulnya yang sederhana namun fleksibel, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
3-Hydroxyphenylacetic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses sintesis dan reaksi kimia. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, yang memudahkan dalam proses pemisahan dan isolasi. Karakteristik ini menjadikannya sangat populer dalam laboratorium yang membutuhkan keakuratan dan efisiensi dalam eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam lembaga penelitian dan perguruan tinggi. Bahan ini sering dipakai dalam proyek penelitian yang terkait dengan sintesis senyawa aktif biologis dan bahan kimia industri. Ketersediaannya yang cukup dan keandalan kualitas membuatnya menjadi pilihan utama para peneliti di Indonesia.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks karena struktur molekul yang fleksibel
- Pembuatan senyawa farmakologis sebagai bahan dasar dalam penelitian obat
- Reaksi kimia organik untuk pengembangan bahan kimia industri
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa baru
- Pemrosesan bahan kimia dalam proses purifikasi dan karakterisasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 621-37-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara bebas serta kelembapan. Simpan di tempat sejuk dan kering untuk mencegah degradasi. Gunakan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
- Martin dkk. (1991). Catabolism of 3- and 4-hydroxyphenylacetic acid by Klebsiella pneumoniae. Journal of General Microbiology doi:10.1099/00221287-137-3-621
- Amombo Noa dkk. (2016). Salts of phenylacetic acid and 4-hydroxyphenylacetic acid with Cinchona alkaloids: Crystal structures, thermal analysis and FTIR spectroscopy. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/j.molstruc.2016.02.011
- Allouche dkk. (2005). Synthesis of Hydroxytyrosol, 2-Hydroxyphenylacetic Acid, and 3-Hydroxyphenylacetic Acid by Differential Conversion of Tyrosol Isomers UsingSerratia marcescensStrain. Journal of Agricultural and Food Chemistry doi:10.1021/jf050972w
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
