3-Hexyne, dengan nomor CAS 928-49-4, adalah senyawa alkuna yang memiliki struktur karbon-karbon ganda dengan tiga atom karbon di kedua ujungnya. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis kimia sebagai bahan baku untuk membangun molekul kompleks. Dalam laboratorium, 3-Hexyne berperan sebagai bahan dasar dalam reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi.
3-Hexyne memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif dalam reaksi seperti hidrasi, hidrohalogenasi, dan reaksi dengan logam alkali. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi yang memerlukan kecepat dan efisiensi tinggi. Selain itu, senyawa ini mudah terurai dalam kondisi tertentu, sehingga memerlukan penanganan yang hati-hati dalam penyimpanan dan penggunaan.
Di laboratorium Indonesia, 3-Hexyne digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa kompleks dan pengembangan bahan baru. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses penelitian yang memerlukan reaktivitas tinggi dan keakuratan dalam pembentukan struktur molekuler.
- Sintesis senyawa organik kompleks memerlukan bahan baku yang reaktif dan stabil
- Reaksi hidrasi untuk menghasilkan senyawa alkena dengan struktur spesifik
- Pengembangan bahan kimia baru dalam bidang farmasi dan material
- Reaksi hidrohalogenasi untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks
- Penelitian tentang reaktivitas alkuna dalam berbagai kondisi kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 928-49-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL, 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung |
3-Hexyne harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti gelas atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Penanganan bahan ini harus dilakukan dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena potensi reaktivitas tinggi dalam kondisi tertentu.
- Negadi dkk. (2011). Isothermal vapor–liquid equilibria and excess enthalpies of binary mixtures of propyl ethanoate+1-hexyne, +2-hexyne, +3-hexyne. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2010.10.022
- CROWDER dkk. (1994). ChemInform Abstract: Vibrational Spectra, Normal Coordinate Calculations, and Molecular Mechanics Calculations for 3‐Methyl‐1‐hexyne and 5‐Methyl‐1‐hexyne.. ChemInform doi:10.1002/chin.199440048
- Crowder dkk. (1994). Vibrational spectra, normal coordinate calculations, and molecular mechanics calculations for 3-methyl-1-hexyne and 5-methyl-1-hexyne. Journal of Molecular Structure doi:10.1016/0022-2860(93)07954-u
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
