TCI P0360 1-Phenyl-1-hexyne adalah alkuna internal yang membawa gugus fenil pada satu sisi ikatan rangkap tiga dan rantai butil pada sisi lainnya. Senyawa ini termasuk building block non-heterosiklik yang berguna bagi peneliti yang memerlukan substrat alkuna tak simetris dengan sifat aril dan alkil sekaligus. Di laboratorium sintesis, 1-phenyl-1-hexyne dipakai sebagai bahan awal untuk membangun alkena tersubstitusi, senyawa karbonil, dan berbagai kerangka siklik melalui reaksi yang melibatkan ikatan rangkap tiga. Senyawa ini juga sering digunakan sebagai substrat model dalam pengembangan metode katalitik baru.
Senyawa ini dipilih karena sifatnya yang tak simetris: gugus fenil dan gugus butil memberi lingkungan elektronik dan sterik yang berbeda pada kedua karbon alkuna, sehingga sangat cocok untuk menguji regioselektivitas suatu reaksi. Dalam reaksi semi-hidrogenasi, substrat ini membantu menilai apakah katalis mampu berhenti pada tahap alkena dan menghasilkan isomer cis atau trans secara selektif. Gugus fenil juga mempermudah pemantauan reaksi dengan detektor UV dan kromatografi lapis tipis. Sebagai produk TCI, mutu bahan yang konsisten mendukung keterulangan hasil eksperimen.
Di Indonesia, 1-phenyl-1-hexyne relevan bagi kelompok riset kimia organik dan katalisis di universitas maupun lembaga penelitian yang sedang mengembangkan katalis hidrogenasi selektif, reaksi kopling, atau sintesis heterosiklik. Kemasan 5 mL sangat sesuai untuk kebutuhan riset skala kecil, studi lingkup substrat, dan percobaan optimasi kondisi reaksi yang biasanya hanya memerlukan jumlah bahan terbatas. Bahan ini juga bermanfaat untuk penelitian tugas akhir mahasiswa pascasarjana yang mempelajari kimia alkuna.
- Studi semi-hidrogenasi selektif: 1-phenyl-1-hexyne menjadi substrat uji klasik untuk menilai kemampuan katalis menghasilkan alkena cis atau trans tanpa mereduksi lebih jauh menjadi alkana.
- Pengujian regioselektivitas: karena kedua ujung alkuna membawa gugus berbeda, senyawa ini ideal untuk mengevaluasi arah adisi pada reaksi hidrasi, hidroborasi, hidrosililasi, atau karbometalasi.
- Hidrasi alkuna menjadi keton: adisi air pada ikatan rangkap tiga menghasilkan keton aril atau alkil, sehingga senyawa ini berguna untuk mempelajari katalis hidrasi dan selektivitas produknya.
- Reaksi sikloadisi dan anulasi: alkuna internal ini dapat dipakai dalam sikloadisi dan reaksi anulasi berkatalis logam transisi untuk membangun cincin aromatik maupun heterosiklik tersubstitusi.
- Studi lingkup substrat metode baru: peneliti sering menyertakan 1-phenyl-1-hexyne dalam tabel lingkup substrat untuk menunjukkan bahwa metode mereka berlaku pada alkuna internal aril-alkil.
| Merek | TCI (kode produk P0360) |
|---|---|
| Nomor CAS | 1129-65-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan gelap; ikuti kondisi pada label dan SDS |
Simpan 1-phenyl-1-hexyne dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, jauh dari panas, api, dan oksidator kuat. Bila bahan akan disimpan lama setelah dibuka, mengisi ruang kosong botol dengan gas inert seperti nitrogen dapat membantu menjaga mutunya. Takar menggunakan syringe atau pipet yang kering dan bersih di dalam lemari asam. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta hindari kontak dengan kulit dan menghirup uapnya. Baca SDS sebelum digunakan.
—


