TCI H0541 1-(3-Hydroxypropyl)-2-pyrrolidone adalah turunan laktam lima anggota yang membawa rantai propil berujung gugus hidroksil pada atom nitrogennya. Senyawa ini merupakan kerabat dekat N-metilpirolidon, pelarut polar aprotik yang sangat dikenal di laboratorium, namun dengan tambahan gugus hidroksil yang membuka peluang reaksi lebih lanjut. Sebagai building block non-heterosiklik menurut penggolongan katalog, bahan ini dipakai kimiawan sebagai penghubung bifungsional, bahan antara sintesis polimer dan surfaktan, serta sebagai pelarut khusus pada reaksi yang membutuhkan medium polar dengan titik didih tinggi.
Sifat yang membuatnya menarik adalah kombinasi antara gugus amida siklik yang polar dan stabil dengan gugus hidroksil primer yang reaktif namun tidak terlalu ruah secara sterik. Gugus hidroksil dapat diesterifikasi, dieterifikasi, diubah menjadi gugus pergi, atau dipakai sebagai titik awal polimerisasi, sementara cincin pirolidon memberi kelarutan yang sangat baik dalam air dan hampir semua pelarut organik polar. Senyawa ini dipasarkan dalam satuan volume, yang menunjukkan bentuknya berupa cairan pada suhu ruang; sifat higroskopis khas laktam membuatnya perlu dilindungi dari kelembapan udara agar kadar airnya tetap terkendali.
Laboratorium kimia polimer, farmasi, dan material di Indonesia memanfaatkan senyawa jenis ini untuk merancang monomer termodifikasi, pelarut ramah proses, serta gugus penghubung pada konjugat molekul. Kelompok penelitian yang mengembangkan sistem penghantaran obat maupun perekat dan pelapis juga membutuhkan bahan penghubung hidroksil-amida seperti ini. Kemasan sepuluh mililiter sesuai untuk percobaan penjajakan, sedangkan kemasan dua puluh lima mililiter mendukung optimasi reaksi yang dilakukan berulang kali.
Produk TCI terkait
- TCI A2169 31127-80-7 5-Acetamido-N,N'-bis(2,3-dihydroxypropyl)-2,4,6-triiodoisophthalamide
- TCI B1254 3470-98-2 1-Butyl-2-pyrrolidone
- TCI A1418 932-17-2 1-Acetyl-2-pyrrolidone
- TCI H1573 25747-41-5 4-Hydroxy-2-pyrrolidone
- TCI C2105 13159-52-9 3-Chloro-2-hydroxypropyl Methacrylate (stabilized with HQ)
- TCI C1180 3327-22-8 (3-Chloro-2-hydroxypropyl)trimethylammonium Chloride (ca. 65% in Water)
- Penghubung bifungsional dalam sintesis: gugus hidroksil bebas menyediakan titik sambung untuk esterifikasi atau eterifikasi sementara cincin laktam menjaga kelarutan molekul hasil.
- Bahan antara sintesis polimer: senyawa ini dipakai menyiapkan monomer atau makromonomer yang membawa gugus amida polar pada rantai samping polimer fungsional.
- Pelarut polar khusus: sifat aprotik-polar dengan titik didih tinggi membuatnya berguna pada reaksi yang memerlukan medium pelarut kuat namun tidak mudah menguap.
- Modifikasi permukaan dan formulasi: gugus amida-hidroksilnya membantu meningkatkan kebasahan serta kompatibilitas bahan pada penelitian pelapis, perekat, dan dispersi.
- Sintesis senyawa penghantar obat: bahan ini berperan sebagai spacer hidrofilik yang menjembatani molekul aktif dengan pembawa pada penelitian konjugat farmasetika.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 62012-15-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 10 mL dan 25 mL |
| Bentuk fisik | cairan pada suhu ruang, tidak berwarna hingga kekuningan |
| Penyimpanan | simpan sejuk dan kering dalam wadah tertutup rapat, hindari kelembapan |
Simpan cairan ini dalam botol aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas dan oksidator kuat. Karena laktam berhidroksil cenderung menyerap air dari udara, tutup kembali botol segera setelah penuangan dan pertimbangkan penyimpanan di desikator atau di bawah atmosfer gas inert bila kadar air kritis bagi percobaan Anda. Gunakan pipet atau jarum suntik kering dan bersih saat pengambilan agar tidak terjadi kontaminasi silang. Kenakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; kerjakan penuangan di dalam lemari asam. Sediakan bahan penyerap untuk menangani tumpahan dan buang limbah sesuai prosedur laboratorium.
—
