TCI H0568 Heptadecanonitrile adalah nitril alifatik berantai panjang dengan tujuh belas atom karbon, tempat gugus siano berada di ujung rantai hidrokarbon jenuh. Sebagai building block non-heterosiklik, senyawa ini menyediakan satu gugus fungsi bernilai tinggi pada ujung rantai lipofilik yang panjang. Gugus siano dikenal sebagai gerbang menuju berbagai kelas senyawa lain, mulai dari amina primer, asam karboksilat, amida, hingga aldehida, sehingga bahan ini banyak dimanfaatkan untuk membangun molekul rantai panjang dengan gugus fungsi terarah pada satu sisi.
Sifat yang menonjol dari senyawa ini adalah kontras antara ekor hidrokarbon yang sangat nonpolar dan kepala siano yang polar, menghasilkan karakter amfifilik lemah yang berguna dalam desain surfaktan dan material. Rantai C17 yang ganjil membuatnya mudah dibedakan dari turunan asam lemak alami pada analisis kromatografi, sebuah keunggulan praktis ketika senyawa ini dipakai sebagai penanda. Gugus nitril juga relatif stabil terhadap banyak kondisi reaksi, sehingga dapat dibawa melewati beberapa tahap sintesis sebelum akhirnya diubah menjadi gugus fungsi akhir yang diinginkan.
Laboratorium di Indonesia yang bergerak di bidang kimia organik sintesis, pengembangan bahan aktif permukaan, dan riset material lipid memanfaatkan nitril rantai panjang seperti ini sebagai prekursor menuju amina lemak. Kebutuhan tersebut selaras dengan kuatnya industri oleokimia nasional, sehingga riset akademik di dalam negeri kerap memerlukan senyawa pembanding berantai ganjil yang tidak tersedia dari bahan alam. Kemasan 25 g memadai untuk rangkaian percobaan sintesis skala laboratorium.
- Prekursor amina lemak: reduksi gugus siano menghasilkan amina primer rantai panjang yang menjadi bahan dasar surfaktan kationik dan zat antistatik.
- Sintesis asam karboksilat rantai ganjil: hidrolisis terkendali gugus nitril memberikan asam heptadekanoat yang berguna sebagai bahan rujukan pada analisis lipid.
- Bahan pembanding kromatografi: rantai ganjil C17 jarang muncul di bahan alam sehingga cocok menjadi penanda yang tidak mengganggu puncak analit sesungguhnya.
- Pengembangan material amfifilik: kombinasi ekor hidrofobik panjang dan kepala polar dimanfaatkan untuk merancang molekul pembentuk misel maupun lapisan tipis teratur.
- Studi transformasi gugus fungsi: dipakai sebagai substrat model untuk menguji reagen baru dalam mengubah nitril menjadi amida, aldehida, atau tetrazol.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 5399-02-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g |
| Bentuk fisik | bahan padat menyerupai lilin pada suhu ruang, dipasok berbasis bobot |
| Penyimpanan | simpan sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, jauhkan dari asam kuat |
Simpan senyawa ini di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik dalam wadah asli yang tertutup rapat serta diberi label jelas. Nitril organik harus dipisahkan tegas dari asam kuat, basa kuat, dan oksidator kuat karena reaksi yang tidak terkendali berpotensi melepaskan gas berbahaya. Lakukan penimbangan dan pemindahan bahan di dalam lemari asam, gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium tertutup. Hindari menghirup debu halus yang mungkin terbentuk saat penggerusan. Bersihkan spatula dan alat gelas segera setelah pemakaian, serta kumpulkan limbah nitril dalam wadah limbah organik terpisah yang diberi penandaan sesuai prosedur laboratorium.
—

