Heptadecanoic Acid (Asam Heptadecanoat), dengan nomor CAS 506-12-7, adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang material ilmu. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan kuantum dot koloid (colloidal quantum dots), yang merupakan komponen penting dalam penelitian material elektronik dan optik. Dalam laboratorium, Heptadecanoic Acid berfungsi sebagai pelarut atau agen pengikat dalam sintesis kuantum dot, membantu dalam pembentukan struktur kristal yang stabil dan berfungsi sebagai lapisan pelindung.
Heptadecanoic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan kemampuan larut yang baik dalam pelarut organik. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat dalam reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan konsistensi. Bahan ini juga memiliki titik leleh yang tinggi, sehingga cocok untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan kondisi suhu stabil. Karena sifatnya yang tidak reaktif dan mudah digunakan, Heptadecanoic Acid sering dipilih sebagai bahan baku dalam penelitian material.
Di laboratorium Indonesia, Heptadecanoic Acid digunakan dalam berbagai penelitian teknologi dan material, terutama di universitas dan lembaga riset yang fokus pada elektronik dan optik. Bahan ini menjadi bagian penting dalam program penelitian yang mengeksplorasi sifat-sifat unik kuantum dot, yang memiliki potensi besar dalam pengembangan perangkat optoelektronik dan sensor.
- Sintesis kuantum dot koloid untuk aplikasi optoelektronik
- Penelitian material elektronik dengan sifat konduktivitas tinggi
- Pengembangan lapisan pelindung untuk perangkat semikonduktor
- Penelitian tentang sifat optik dan struktur kristal material
- Penggunaan dalam pembuatan bahan komposit dengan sifat khusus
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 506-12-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Electronic Materials > Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Heptadecanoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penyerapan kelembapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Simpan jauh dari sumber panas dan bahan kimia yang reaktif untuk memastikan keselamatan dan kualitas bahan.
- (2026). Heptadecanoic acid attracts a microbial defence force to rice roots. Nature Plants doi:10.1038/s41477-026-02272-1
- Y.G. Mamedaliyev Institute of Petrochemical Processes National Academy of Sciences of Azerbaijan dkk. (2018). SYNTHESIS AND PROPERTIES OF NON-IONIC SURFACE-ACTIVE SUBSTANCES BASED ON HEPTADECANOIC ACID AND PROPYLENE OXIDE. Chemical Problems doi:10.32737/2221-8688-2018-3-351-360
- Jenkins dkk. (2015). A Review of Odd-Chain Fatty Acid Metabolism and the Role of Pentadecanoic Acid (C15:0) and Heptadecanoic Acid (C17:0) in Health and Disease. Molecules doi:10.3390/molecules20022425
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

