Tridecanoic Acid (Asam Tridecanoat) adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang material dan teknologi. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian tentang kuantum dot koloid (colloidal quantum dots) yang menjadi bagian dari penelitian elektronik dan optik modern. Tridecanoic Acid berperan sebagai ligan dalam proses sintesis kuantum dot, membantu dalam pembentukan struktur kristal yang stabil dan memiliki sifat optik yang baik.
Tridecanoic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses sintesis dan manipulasi dalam laboratorium. Bahan ini juga memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif tinggi, yang membuatnya cocok untuk aplikasi di lingkungan laboratorium yang memerlukan kondisi tertentu. Karena sifatnya yang tidak reaktif dan mudah digunakan, Tridecanoic Acid menjadi pilihan utama dalam banyak eksperimen ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, Tridecanoic Acid digunakan secara luas dalam penelitian material dan teknologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakannya dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan kuantum dot, terutama dalam bidang optoelektronik dan sensor. Bahan ini juga menjadi bagian dari penelitian yang mendukung pengembangan teknologi baru yang relevan dengan kebutuhan industri dan pendidikan di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents 2026-05-21 · hal. 3
- Lipids 2025-12-17 · hal. 4
- Building Blocks for Organic Semiconductor 2026-03-24 · hal. 42
- Penelitian kuantum dot koloid untuk pengembangan material optik dan elektronik
- Sintesis nanopartikel dengan sifat optik yang terkontrol dan stabil
- Pengembangan sensor optik berbasis kuantum dot untuk aplikasi medis dan lingkungan
- Penelitian tentang struktur kristal dan sifat termal material baru
- Eksperimen kimia untuk memahami interaksi antar molekul dalam sistem koloid
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 638-53-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Electronic Materials > Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat (bentuk kristal atau serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Tridecanoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Bahan ini bersifat tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Untuk penggunaan di laboratorium, sebaiknya menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Simpan di tempat yang sejuk dan kering untuk mempertahankan kualitas dan stabilitas bahan selama penyimpanan.
- Misra dkk. (2022). Anti-enteric efficacy and mode of action of tridecanoic acid methyl ester isolated from Monochoria hastata (L.) Solms leaf. Brazilian Journal of Microbiology doi:10.1007/s42770-022-00696-3
- Papaioannou dkk. (2002). Dielectric Relaxation of the β-Cyclodextrin Complexes with Tridecanoic Acid and 1,13-Tridecanedioic Acid. Journal of inclusion phenomena and macrocyclic chemistry doi:10.1023/a:1020450418262
- Jin dkk. (2021). Undecanoic Acid, Lauric Acid, and N-Tridecanoic Acid Inhibit Escherichia coli Persistence and Biofilm Formation. Journal of Microbiology and Biotechnology doi:10.4014/jmb.2008.08027
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








