Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 2433-96-7

Tricosanoic Acid, CAS 2433-96-7, TCI T0402

Tricosanoic Acid, CAS 2433-96-7, TCI T0402

Identitas Kimia

No. CAS
2433-96-7
PubChem
CID 17085·SID 87576358
Rumus molekul
C23H46O2
Berat molekul
354.6 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
tricosanoic acid
SMILES
CCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCCC(=O)O
InChIKey
XEZVDURJDFGERA-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 3.392.550,00
Harga reguler Rp 2.387.700,00 Harga obral Rp 3.392.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Tricosanoic Acid (TCI T0402) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang material elektronik dan nanoteknologi. Bahan ini memiliki struktur molekuler panjang yang memungkinkan penggunaannya dalam pembuatan kuantum dot koloid (colloidal quantum dots) yang memiliki sifat optik dan elektronik unik. Tricosanoic Acid berperan sebagai ligan atau pelarut dalam sintesis kuantum dot, sehingga memengaruhi sifat optik dan stabilitas material tersebut.

Tricosanoic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan dapat larut dalam pelarut organik seperti toluena atau heksana. Karena sifatnya yang tidak reaktif dan kemampuannya untuk membentuk kompleks dengan logam transisi, senyawa ini dipilih untuk aplikasi yang memerlukan kestabilan dan konsistensi dalam proses sintesis. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium.

Di laboratorium Indonesia, Tricosanoic Acid digunakan dalam penelitian terkait material elektronik, termasuk pengembangan perangkat optoelektronik dan sensor. Bahan ini menjadi bagian penting dalam penelitian kolaboratif yang berfokus pada inovasi material untuk aplikasi industri dan teknologi masa depan.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis kuantum dot koloid untuk aplikasi optoelektronik
  • Pengembangan bahan pelapis untuk perangkat nanostruktur
  • Penelitian tentang sifat optik dan elektronik material baru
  • Pembuatan komponen sensor berbasis material organik
  • Pengujian stabilitas dan kinerja material dalam kondisi tertentu

Merek TCI
Nomor CAS 2433-96-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Electronic Materials > Colloidal Quantum Dot (QD) Research Reagents
Ukuran kemasan 1g, 10g
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Tricosanoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini dapat menyebabkan iritasi jika terkena kulit atau mata.

  • Gbabode dkk. (2007). Structures of the High‐Temperature Solid Phases of the Odd‐Numbered Fatty Acids from Tridecanoic Acid to Tricosanoic Acid. Chemistry – A European Journal doi:10.1002/chem.200600955
  • Qian dkk. (2023). TM7 (Saccharibacteria) regulates the synthesis of linolelaidic acid and tricosanoic acid, and alters the key metabolites in diapause Clanis bilineata tsingtauica. Frontiers in Physiology doi:10.3389/fphys.2023.1093713
  • Shantha dkk. (1990). Nervonic acid versus tricosanoic acid as internal standards in quantitative gas chromatographic analyses of fish oil longer-chain n—3 polyunsaturated fatty acid methyl esters. Journal of Chromatography B: Biomedical Sciences and Applications doi:10.1016/s0378-4347(00)82182-9

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.