Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 4437-51-8

3,4-Hexanedione TCI H0573

3,4-Hexanedione TCI H0573

Identitas Kimia

Nama lain
Dipropionyl
No. CAS
4437-51-8
PubChem
CID 62539·SID 87570959
Rumus molekul
C6H10O2
Berat molekul
114.14 g/mol
Kemurnian
>96.0%(GC)
Suhu simpan
<0°C
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
hexane-3,4-dione
SMILES
CCC(=O)C(=O)CC
InChIKey
KVFQMAZOBTXCAZ-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00010237
Harga reguler Rp 823.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 823.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI H0573 3,4-Hexanedione adalah diketon vicinal simetris yang memiliki dua gugus karbonil bersebelahan di tengah rantai enam karbon. Susunan ini menjadikannya building block non-heterosiklik yang sangat berguna karena dua karbonil yang berdampingan menyediakan pola reaktivitas khas yang tidak dimiliki keton biasa. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai bahan awal untuk membangun cincin heterosiklik, sebagai ligan pengkelat setelah diubah menjadi turunan dioksim, serta sebagai senyawa rujukan dalam kajian senyawa volatil berkarakter aroma mentega.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah tingginya elektrofilisitas kedua karbonil akibat saling menarik elektron, sehingga senyawa ini bereaksi cepat dengan nukleofil bernitrogen seperti diamina, hidrazina, dan hidroksilamina. Reaksi dengan orto-fenilenadiamina, misalnya, berlangsung mulus membentuk kerangka kuinoksalin dalam satu tahap. Simetri molekulnya menghilangkan persoalan regioselektivitas karena kedua karbonil setara, sehingga produk yang terbentuk tunggal dan mudah dimurnikan. Sebagai cairan berwarna kekuningan yang mudah menguap, senyawa ini juga mudah dipisahkan dari campuran reaksi melalui penguapan atau distilasi sederhana.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan diketon ini terutama pada riset sintesis heterosiklik di perguruan tinggi, tempat kerangka kuinoksalin dan pirazina menjadi target populer untuk pengembangan senyawa berpotensi bioaktif. Selain itu, laboratorium analisis pangan menggunakannya sebagai pembanding ketika menelusuri diketon volatil pada produk fermentasi dan hasil reaksi pencoklatan. Kemasan 5 mL dan 25 mL sesuai dengan pola reaksi skala kecil hingga menengah.

  • Sintesis kuinoksalin: kondensasi langsung dengan orto-fenilenadiamina membentuk cincin heterosiklik dalam satu tahap sehingga sangat efisien untuk pembuatan pustaka senyawa.
  • Pembuatan turunan pirazina: dua karbonil bersebelahan menjadi kerangka dasar cincin pirazina yang relevan dalam riset senyawa aroma dan bahan bioaktif.
  • Sintesis ligan dioksim: reaksi dengan hidroksilamina menghasilkan ligan pengkelat bidentat yang dipakai dalam kimia koordinasi dan penelitian katalis logam transisi.
  • Standar pembanding analisis aroma: dipakai sebagai acuan identifikasi diketon volatil pada produk fermentasi, kopi sangrai, maupun kajian reaksi Maillard.
  • Substrat uji reaksi reduksi asimetris: dua karbonil berdekatan menjadikannya model menarik untuk menguji selektivitas katalis kiral maupun sistem biokatalisis enzimatik.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 4437-51-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 mL dan 25 mL
Bentuk fisik cairan organik yang mudah menguap, dipasok dalam kemasan berbasis volume
Penyimpanan simpan sejuk, gelap, wadah tertutup rapat, jauhkan dari sumber api

Simpan botol tertutup rapat di tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik, jauh dari panas, percikan, dan api terbuka karena bahan ini tergolong cairan organik yang mudah menyala. Terlindungnya bahan dari cahaya penting untuk mencegah perubahan warna dan penurunan mutu selama penyimpanan. Lakukan seluruh pemipetan dan pemindahan di dalam lemari asam karena uapnya beraroma tajam dan dapat mengiritasi saluran pernapasan serta mata. Kenakan sarung tangan tahan pelarut, kacamata pengaman, dan jas laboratorium tertutup. Jauhkan dari oksidator kuat, amina, dan basa kuat. Tampung sisa bahan pada wadah limbah organik berlabel sesuai prosedur.

  • Sabri (1992). Effect of 2,5-hexanedione and 3,4-dimethyl-2,5-hexanedione on retrograde axonal transport in sciatic nerve. Neurochemical Research doi:10.1007/bf00993258
  • YAGI (1994). EFFECTS OF 2, 5-HEXANEDIONE ON RAT SPINAL PYRAMIDAL TRACT. Sangyo Igaku doi:10.1539/joh1959.36.3_173
  • Torres dkk. (2010). Selection of biomarkers to investigate the protection effect of n-acetylcysteine on 2,5-hexanedione neurotoxicity in rats exposed to 2,5-hexanedione. Toxicology Letters doi:10.1016/j.toxlet.2010.03.290

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.