TCI H0839 1-Hydroxy-2-naphthaldehyde adalah aldehida aromatik berbasis kerangka naftalena yang membawa gugus hidroksil pada posisi berdekatan dengan gugus formil. Susunan orto antara hidroksil dan aldehida inilah yang membuat senyawa ini istimewa, sebab memungkinkan terbentuknya ikatan hidrogen intramolekul serta pembentukan basa Schiff yang sangat stabil. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai blok pembangun utama untuk ligan kimia koordinasi, sensor molekuler berbasis fluoresensi, serta zat warna dan pewarna azo. Perannya menjangkau kimia anorganik, kimia analitik, dan kimia material sekaligus.
Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah kemampuannya membentuk kompleks kelat dengan berbagai ion logam setelah dikondensasikan dengan amina primer atau diamina menjadi ligan tipe salen dan salofen. Gugus fenolik naftalena bersifat lebih asam dan memiliki sistem elektron terkonjugasi lebih luas daripada salisilaldehida, sehingga kompleks yang terbentuk umumnya menunjukkan sifat elektronik dan optik yang menarik. Sistem naftalena juga menjadi gugus pemancar cahaya yang baik, sehingga turunannya kerap dirancang sebagai kemosensor kolorimetri dan fluorometri untuk deteksi ion logam. Selain itu, ikatan hidrogen intramolekul pada senyawa ini menjadikannya model klasik untuk kajian perpindahan proton pada keadaan tereksitasi.
Laboratorium di Indonesia memanfaatkan senyawa ini terutama pada riset kimia anorganik dan kimia analitik di perguruan tinggi, khususnya untuk sintesis ligan basa Schiff dan pengembangan sensor ion logam yang relevan dengan pemantauan kualitas air dan lingkungan. Tersedianya kemasan satu gram dan lima gram memudahkan penyesuaian antara kebutuhan penelitian tugas akhir mahasiswa yang berskala kecil dan riset kelompok yang memerlukan sintesis berulang.
Produk TCI terkait
- TCI H0275 708-06-5 2-Hydroxy-1-naphthaldehyde
- TCI T2723 4883-60-7 2-Hydroxy-3,5,5-trimethyl-2-cyclohexen-1-one
- TCI B4681 2973-59-3 2-Bromo-5-hydroxy-4-methoxybenzaldehyde
- TCI B3229 2208-15-3 4-Bromo-3-hydroxy-2-naphthoic Acid
- TCI B3180 1779-11-9 7-Bromo-3-hydroxy-2-naphthoic Acid
- TCI M3737 567-61-3 2-Hydroxy-6-methylbenzoic Acid
- Sintesis ligan basa Schiff, karena kondensasi gugus aldehida dengan amina primer menghasilkan imina stabil yang diperkuat ikatan hidrogen intramolekul dari gugus hidroksil.
- Pembuatan kompleks logam tipe salen dan salofen, sebab pasangan gugus fenolik dan imina membentuk kantong kelat yang mengikat ion logam dengan kuat.
- Pengembangan kemosensor fluoresensi dan kolorimetri, mengingat sistem naftalena terkonjugasi memberi respons optik jelas ketika berinteraksi dengan ion logam sasaran.
- Riset zat warna dan pigmen organik, karena kerangka hidroksinaftalena merupakan motif klasik pada sintesis pewarna azo melalui reaksi kopling diazonium.
- Kajian perpindahan proton intramolekul pada keadaan tereksitasi, sebab senyawa ini merupakan sistem model yang banyak dipakai dalam fotokimia.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 574-96-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya dalam wadah tertutup rapat |
Simpan padatan ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya karena senyawa aromatik berwarna umumnya peka terhadap paparan sinar dan udara dalam jangka panjang. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat, asam kuat, basa kuat, serta senyawa bergugus amina yang dapat bereaksi dengan gugus aldehida. Lakukan penimbangan di lemari asam atau ruang berventilasi baik dengan mengenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium untuk menghindari terhirupnya debu halus. Bersihkan tumpahan padatan secara mekanis tanpa menerbangkan debu, lalu kumpulkan sebagai limbah kimia. Tutup rapat wadah dan catat tanggal pembukaan pada label.
—

