2-Hydroxy-1-naphthaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan senyawa aromatik dan heterosiklik, yang memiliki berbagai aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik. Sebagai building block, senyawa ini menjadi bahan dasar untuk pengembangan senyawa dengan struktur tertentu yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya.
Senyawa ini memiliki struktur aromatik dengan gugus aldehida dan hidroksil yang memberikan sifat reaktif dan stabil. Karena struktur tersebut, 2-Hydroxy-1-naphthaldehyde dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti reaksi nucleofilik, reaksi kondensasi, dan reaksi substitusi. Sifat tersebut menjadikannya pilihan ideal untuk penelitian yang memerlukan senyawa dengan kemampuan reaktif tinggi dan kestabilan kimia yang baik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa farmakologis dan material baru. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini sebagai bahan dasar dalam eksperimen yang memerlukan sintesis senyawa kompleks dan reaktivitas tinggi.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Pengembangan senyawa farmakologis dengan struktur tertentu
- Reaksi kondensasi untuk pembuatan senyawa heterosiklik
- Penelitian tentang reaktivitas gugus aldehida dan hidroksil
- Pembuatan bahan kimia intermediet untuk aplikasi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 708-06-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Hydroxy-1-naphthaldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Pada saat penggunaan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini bersifat kimia yang mungkin menyebabkan iritasi, sehingga perlu dihindari paparan berlebihan.
—


