TCI M1040 2-Methoxy-1-naphthaldehyde bernomor CAS 5392-12-1 adalah aldehida aromatik berbasis kerangka naftalena, dengan gugus aldehida pada posisi satu dan gugus metoksi pada posisi dua yang bersebelahan langsung. Sistem aromatik dua cincin yang terkonjugasi luas ini memberi senyawa tersebut karakter fotofisika yang khas, sehingga selain berfungsi sebagai blok bangunan sintesis biasa, ia juga banyak dipakai sebagai bahan awal pembuatan senyawa berpendar. Di laboratorium, gugus aldehidanya menjadi titik masuk utama untuk reaksi kondensasi, sementara kerangka naftalenanya menyumbang sifat optik yang tidak dimiliki aldehida benzena sederhana.
Sifat yang membuatnya sangat diminati adalah kemudahan gugus aldehida bereaksi dengan amina primer membentuk basa Schiff yang stabil, sekaligus posisi metoksi yang berdekatan sehingga dapat didemetilasi menjadi gugus hidroksi untuk menghasilkan ligan tipe salisilaldimina berbasis naftol. Kombinasi ini menjadikannya bahan andalan dalam perancangan kemosensor untuk deteksi ion logam, karena senyawa hasilnya sering menunjukkan perubahan warna atau pendaran yang kasatmata. Wujud padatannya pada suhu ruang memudahkan penimbangan presisi dan pemurnian ulang, meski kerangka naftalena yang kaya elektron menuntut perlindungan dari cahaya selama penyimpanan.
Di Indonesia, senyawa ini banyak digunakan kelompok riset kimia anorganik dan kimia analitik yang mengembangkan sensor ion logam berat, bidang yang relevan dengan pemantauan kualitas air dan lingkungan. Laboratorium kimia organik juga memakainya untuk sintesis basa Schiff dan ligan kompleks logam pada penelitian katalisis. Pilihan kemasan 5 g dan 25 g memungkinkan penyesuaian antara pekerjaan penapisan awal berskala miligram dan sintesis ligan berulang yang memerlukan bahan lebih banyak sepanjang satu siklus penelitian.
- Sintesis basa Schiff: gugus aldehida bereaksi cepat dengan amina primer menghasilkan imina stabil yang menjadi ligan penting dalam kimia koordinasi.
- Perancangan kemosensor fluoresen: kerangka naftalena terkonjugasi memberi sifat pendar sehingga turunannya dapat mendeteksi ion logam melalui perubahan sinyal optik.
- Pembuatan ligan kompleks logam transisi: setelah demetilasi, gugus hidroksi dan imina membentuk kelat bergigi dua yang mengikat logam dengan kuat.
- Reaksi kondensasi aldol dan Knoevenagel: aldehida aromatik ini menjadi pasangan elektrofilik yang andal dalam pembentukan ikatan karbon-karbon terkonjugasi.
- Sintesis senyawa antara kimia medisinal: kerangka naftalena tersubstitusi merupakan motif struktur yang kerap dieksplorasi dalam pengembangan molekul bioaktif baru.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 5392-12-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan sejuk, kering, terlindung dari cahaya dan udara |
Simpan 2-Methoxy-1-naphthaldehyde dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, sebaiknya botol gelap atau terbungkus pelindung cahaya, dan tempatkan di lemari pendingin bahan kimia atau rak yang sejuk dan kering. Aldehida aromatik dapat teroksidasi perlahan menjadi asam karboksilat bila sering terpapar udara, sehingga botol jangan dibiarkan terbuka dan pengambilan bahan dilakukan secepat mungkin dengan spatula bersih dan kering. Lakukan penimbangan di lemari asam atau ruang berventilasi baik agar debunya tidak terhirup, kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat, asam kuat, dan basa kuat.
- BR dkk. (2017). Schiff Bases Derived from 2-Hydroxy and 2-Methoxy Naphthaldehyde: Exploration of In Silico Docking, DNA Cleavage, Antibacterial Activities and SAR. Modern Chemistry & Applications doi:10.4172/2329-6798.1000219
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

