TCI E0794 2-Ethoxy-1-naphthaldehyde dengan nomor CAS 19523-57-0 adalah aldehida aromatik berinti naftalena yang membawa gugus etoksi pada posisi bersebelahan dengan gugus formil. Kombinasi cincin aromatik ganda, gugus aldehida yang reaktif, dan gugus eter pendonor elektron menjadikan senyawa ini *building block* non-heterosiklik yang bernilai tinggi di laboratorium sintesis organik. Molekulnya menyediakan kerangka aromatik luas yang siap dikembangkan menjadi ligan, pewarna, ataupun senyawa antara heterosiklik tanpa perlu tahapan pembangunan inti naftalena yang panjang.
Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah reaktivitas gugus aldehidanya yang khas untuk pembentukan basa Schiff dengan amina primer, kondensasi Knoevenagel dengan senyawa metilena aktif, serta reaksi multikomponen menuju sistem kromena dan kumarin. Letak gugus etoksi yang berdampingan dengan gugus formil memberi kesempatan terbentuknya interaksi antarmolekul yang menstabilkan produk imina dan mendukung pembentukan kompleks logam berkoordinasi rapat. Inti naftalena yang kaya elektron pi juga membuat turunannya sering menunjukkan sifat serapan dan emisi yang menarik, sehingga cocok dijadikan dasar perancangan pengindra molekuler berbasis fluoresensi.
Di Indonesia, bahan ini banyak digunakan kelompok riset kimia anorganik dan kimia organik sintesis di perguruan tinggi, khususnya yang menekuni sintesis ligan basa Schiff, kompleks logam transisi, dan sensor optik untuk deteksi ion logam berat pada sampel air. Penelitian semacam ini relevan dengan kebutuhan pemantauan lingkungan di daerah industri dan pertambangan. Kemasan 5 g memadai untuk sejumlah rangkaian sintesis skala miligram sampai gram di laboratorium riset.
- Sintesis ligan basa Schiff: gugus aldehida bereaksi cepat dengan amina primer menghasilkan imina yang stabil dan siap dipakai membentuk kompleks logam.
- Pembuatan kompleks logam transisi: gugus etoksi di posisi bersebelahan mendukung koordinasi yang rapat sehingga kompleks yang terbentuk lebih mantap dan mudah dikarakterisasi.
- Perancangan pengindra fluoresensi: inti naftalena yang kaya elektron memberikan sifat optik menarik bagi turunannya untuk deteksi selektif ion logam tertentu.
- Kondensasi Knoevenagel: aldehida aromatik ini bereaksi dengan senyawa metilena aktif membentuk alkena terkonjugasi yang berguna sebagai bahan pewarna dan zat antara.
- Sintesis heterosiklik multikomponen: strukturnya cocok dipakai dalam reaksi satu wadah menuju rangka kromena, kumarin, dan sistem terkondensasi lain yang bermanfaat.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 19523-57-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin pada suhu kamar; keterangan resmi mengikuti label dan sertifikat analisis tiap lot |
| Penyimpanan | simpan sejuk, kering, terlindung cahaya dan udara, dalam wadah tertutup rapat |
Simpan 2-Ethoxy-1-naphthaldehyde dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena aldehida aromatik dapat perlahan teroksidasi menjadi asam karboksilat bila terpapar udara dan sinar dalam waktu lama. Penyimpanan di lemari pendingin bahan kimia dan penggunaan desikator membantu menjaga mutu padatan pada iklim lembap. Lakukan penimbangan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan debu terhirup; gunakan sarung tangan, masker, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat dan amina, serta ikuti lembar data keselamatan pabrikan.
—
