TCI M1090 6-Methoxy-2-naphthaldehyde adalah building block non-heterosiklik yang tersusun dari kerangka naftalena dengan gugus aldehida pada posisi dua dan gugus metoksi pada posisi enam. Susunan para-semu pada dua cincin terfusi ini menghasilkan sistem terkonjugasi panjang dengan satu ujung pendonor elektron dan satu ujung penarik elektron. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai bahan awal serbaguna yang menyediakan gugus karbonil aromatik siap reaksi sekaligus kerangka aromatik besar yang menjadi dasar pembuatan pewarna, probe optik, dan berbagai senyawa target sintesis organik.
Karakteristik yang menonjol adalah reaktivitas khas aldehida aromatik yang dipadukan dengan sifat optik kerangka naftalena bermetoksi. Gugus aldehida siap mengalami kondensasi dengan amina primer membentuk basa Schiff, reaksi Wittig dan Horner-Wadsworth-Emmons untuk membentuk alkena, reaksi Knoevenagel, reduksi menjadi alkohol, maupun oksidasi menjadi asam karboksilat. Sementara itu gugus metoksi mendorong rapat elektron ke dalam sistem terkonjugasi sehingga turunannya sering memperlihatkan serapan dan pendaran pada daerah panjang gelombang yang menarik. Perpaduan ini menjadikannya bahan pilihan ketika peneliti membutuhkan gugus reaktif sekaligus sifat fotofisika.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini banyak dipakai pada riset sintesis organik, kimia material, dan kimia analitik di perguruan tinggi, khususnya untuk pembuatan basa Schiff sebagai ligan, penyusunan sensor fluoresen, serta pembuatan senyawa antara bagi molekul bioaktif berbasis naftalena. Kemasan 5 g dan 25 g cukup fleksibel bagi kelompok riset yang menjalankan sintesis skala milimol hingga skala beberapa gram.
- Pembentukan basa Schiff, karena gugus aldehidanya berkondensasi lancar dengan amina primer menghasilkan ligan imina yang banyak dipakai pada kimia koordinasi.
- Reaksi Wittig dan Horner-Wadsworth-Emmons, sebab karbonil aromatik ini menjadi pasangan ideal untuk membangun ikatan rangkap terkonjugasi pada sintesis molekul target.
- Pembuatan probe dan pewarna fluoresen, karena kerangka naftalena bermetoksi memberi sifat serapan dan pendaran yang berguna pada pencitraan maupun deteksi analit.
- Kondensasi Knoevenagel menuju bahan optik nonlinier, sebab pasangan gugus pendonor dan penarik elektron menghasilkan sistem terpolarisasi yang diminati riset material.
- Senyawa antara sintesis obat berbasis naftalena, karena gugus aldehidanya mudah direduksi, dioksidasi, atau diperpanjang rantainya sesuai kebutuhan rute sintesis.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 3453-33-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin; rincian lengkap mengacu pada CoA dan SDS produsen |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat, sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan bahan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari sinar matahari langsung. Aldehida aromatik dapat teroksidasi perlahan menjadi asam karboksilat bila sering terpapar udara, sehingga wadah sebaiknya dibuka seperlunya dan ditutup kembali dengan rapat; untuk penyimpanan jangka panjang, pertimbangkan wadah kaca gelap atau pelindung cahaya tambahan. Gunakan spatula kering dan bersih agar bahan tidak terkontaminasi uap air. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, serta jas laboratorium, dan jauhkan dari oksidator kuat, basa kuat, maupun amina dalam penyimpanan.
- BR dkk. (2017). Schiff Bases Derived from 2-Hydroxy and 2-Methoxy Naphthaldehyde: Exploration of In Silico Docking, DNA Cleavage, Antibacterial Activities and SAR. Modern Chemistry & Applications doi:10.4172/2329-6798.1000219
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


