Methyl 4-Hydroxyphenylacetate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa fenolik dan turunannya. Karena sifatnya yang stabil dan mudah bereaksi, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
Methyl 4-Hydroxyphenylacetate memiliki karakteristik kimia yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi oksidasi. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karena sifat ini, senyawa ini sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan reaktivitas tinggi dan stabilitas kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses sintesis senyawa obat dan bahan kimia industri. Ketersediaannya yang mudah membuatnya menjadi pilihan utama para peneliti dan praktisi di bidang kimia.
- Sintesis senyawa fenolik untuk pengembangan obat dan bahan kimia
- Reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa aromatik kompleks
- Pembuatan bahan baku untuk industri farmasi dan kosmetik
- Eksperimen kimia organik untuk studi struktur molekuler
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa fenolik dan turunannya
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 14199-15-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Methyl 4-Hydroxyphenylacetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus memakai sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Bahan ini bersifat tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung untuk menjaga keselamatan di laboratorium.
—
