Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 603-80-5

3-Hydroxy-2-methylbenzoic Acid TCI H0885

3-Hydroxy-2-methylbenzoic Acid TCI H0885

Identitas Kimia

No. CAS
603-80-5
PubChem
CID 252023·SID 87571242
Rumus molekul
C8H8O3
Berat molekul
152.15 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-hydroxy-2-methylbenzoic acid
SMILES
CC1=C(C=CC=C1O)C(=O)O
InChIKey
RIERSGULWXEJKL-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 477.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 477.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

3-Hydroxy-2-methylbenzoic Acid dengan nomor CAS 603-80-5 adalah asam benzoat tersubstitusi yang membawa gugus hidroksil pada posisi tiga dan gugus metil pada posisi dua cincin aromatiknya. Susunan tiga gugus fungsi yang berdekatan ini menjadikannya bahan penyusun yang bernilai bagi peneliti yang membutuhkan kerangka aromatik dengan pola substitusi spesifik. Di laboratorium, senyawa ini lazim digunakan sebagai titik awal sintesis senyawa antara farmasi, ligan, maupun molekul yang membutuhkan penempatan gugus fungsi secara presisi pada cincin benzena.

Karakteristik utamanya adalah adanya tiga titik kerja yang dapat dimanfaatkan secara bertahap. Gugus asam karboksilat dapat diesterifikasi, diamidasi, atau diaktifkan untuk reaksi kopling; gugus hidroksil fenolik dapat dialkilasi, diasilasi, maupun diubah menjadi triflat untuk reaksi kopling silang; sedangkan gugus metil pada posisi ortho memberi pengaruh sterik yang dapat mengarahkan selektivitas reaksi dan memengaruhi konformasi produk. Kedekatan gugus hidroksil dengan karboksilat juga memungkinkan terbentuknya ikatan hidrogen intramolekul serta kemampuan mengikat ion logam sebagai ligan bidentat.

Di laboratorium Indonesia, blok penyusun aromatik seperti ini banyak dipakai pada riset sintesis obat, kimia koordinasi, dan pengembangan metode reaksi baru. Tersedianya tiga pilihan kemasan, yaitu 1 g, 5 g, dan 25 g, memudahkan penyesuaian antara percobaan penjajakan skala kecil, optimasi kondisi reaksi, hingga sintesis berulang yang membutuhkan bahan lebih banyak.

  • Bahan antara sintesis farmasi: pola substitusi hidroksi dan metil yang spesifik kerap dibutuhkan untuk membangun kerangka senyawa aktif pada riset kimia medisinal.
  • Pembentukan amida dan ester: gugus karboksilatnya dapat diaktifkan dengan reagen kopling standar untuk menyambungkan kerangka aromatik pada amina atau alkohol.
  • Ligan pada kimia koordinasi: gugus hidroksil dan karboksilat yang berdekatan mampu mengikat ion logam, mendukung penelitian kompleks logam dan bahan berpori.
  • Prekursor reaksi kopling silang: gugus fenolik dapat diubah menjadi triflat sehingga cincin aromatiknya siap direaksikan pada kopling terkatalisis paladium.
  • Penelitian metodologi selektivitas: gugus metil pada posisi ortho memberi halangan sterik terukur yang berguna untuk menguji pengaruh sterik pada berbagai reaksi.

Merek TCI
Nomor CAS 603-80-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g, 5 g, dan 25 g
Bentuk fisik umumnya padatan; rincian mengacu pada lembar data dan CoA pemasok
Penyimpanan simpan sejuk, kering, terlindung cahaya, wadah tertutup rapat

Simpan bahan di tempat sejuk dan kering dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, terlindung dari cahaya langsung dan kelembapan, sebab senyawa fenolik cenderung menggelap bila terpapar udara dalam waktu lama. Sebagai asam organik padat, bahan ini bersifat iritatif terhadap kulit, mata, dan saluran pernapasan, sehingga penimbangan sebaiknya dilakukan di area berventilasi baik atau di dalam lemari asam untuk menghindari terhirupnya debu halus. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta tampung sisa bahan pada wadah limbah organik berlabel jelas.

—