Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 578-39-2

4-Hydroxy-2-methylbenzoic Acid TCI H1311

4-Hydroxy-2-methylbenzoic Acid TCI H1311

Identitas Kimia

No. CAS
578-39-2
PubChem
CID 68475·SID 125307267
Rumus molekul
C8H8O3
Berat molekul
152.15 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-hydroxy-2-methylbenzoic acid
SMILES
CC1=C(C=CC(=C1)O)C(=O)O
InChIKey
BBMFSGOFUHEVNP-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.359.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.359.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

4-Hydroxy-2-methylbenzoic Acid adalah senyawa asam benzoat tersubstitusi yang membawa gugus hidroksil dan gugus metil pada cincin aromatiknya, menjadikannya blok bangunan serbaguna dalam sintesis organik. Di laboratorium, senyawa semacam ini berperan sebagai kerangka awal yang dapat dimodifikasi menjadi molekul yang lebih rumit melalui esterifikasi, amidasi, eterifikasi, maupun reaksi kopling. Kehadiran tiga titik reaktif berbeda pada satu molekul kecil memberi peneliti fleksibilitas merancang jalur sintesis yang efisien tanpa harus memulai dari bahan yang jauh lebih sederhana.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah pola substitusi yang spesifik dan sulit dibangun sendiri dari bahan dasar murah. Gugus karboksil menyediakan titik tambat untuk pembentukan ester dan amida, gugus hidroksil fenolik memungkinkan alkilasi selektif atau proteksi sementara, sementara gugus metil pada posisi orto memberi pengaruh sterik dan elektronik yang dapat mengarahkan reaksi selanjutnya. Sebagai padatan, senyawa ini mudah ditimbang, disimpan, dan dimurnikan ulang dengan rekristalisasi bila diperlukan pada tahap lanjut.

Di laboratorium Indonesia, blok bangunan seperti ini banyak diserap oleh kelompok riset kimia medisinal di universitas, laboratorium sintesis bahan aktif, serta program penelitian material organik. Ketersediaan pilihan kemasan 5 g dan 25 g membantu menyesuaikan pembelian dengan skala pekerjaan, mulai dari optimasi reaksi skala kecil di laboratorium riset hingga pembuatan senyawa antara dalam jumlah lebih besar.

  • Blok bangunan sintesis medisinal: dipakai sebagai kerangka awal pembuatan kandidat senyawa aktif karena gugus karboksil dan fenolnya mudah diturunkan menjadi berbagai derivat.
  • Pembuatan ester dan amida: gugus asam karboksilatnya bereaksi lancar dengan alkohol maupun amina untuk membentuk senyawa antara pada rangkaian sintesis bertahap.
  • Sintesis eter aromatik: gugus hidroksil fenolik dapat dialkilasi secara selektif sehingga menghasilkan turunan eter yang berguna sebagai fragmen molekul target.
  • Bahan uji hubungan struktur-aktivitas: pola substitusi metil dan hidroksilnya membantu peneliti membandingkan pengaruh posisi gugus terhadap sifat molekul akhir.
  • Preparasi ligan dan kompleks organik: gugus karboksilat dan fenolat mampu mengikat pusat logam, sehingga senyawa ini berguna dalam penyiapan ligan sederhana.

Merek TCI
Nomor CAS 578-39-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan (kristal atau serbuk)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya

Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sinar matahari langsung karena gugus fenolik dapat berubah warna bila terpapar cahaya dan udara dalam waktu lama. Gunakan spatula kering setiap kali menimbang untuk mencegah kontaminasi silang dan penyerapan uap air. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta lakukan penimbangan serbuk di area berventilasi agar debunya tidak terhirup. Tutup kembali wadah segera setelah selesai digunakan.

—