Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 586-30-1

3-Hydroxy-4-methylbenzoic Acid TCI H0929

3-Hydroxy-4-methylbenzoic Acid TCI H0929

Identitas Kimia

No. CAS
586-30-1
PubChem
CID 68512·SID 87571285
Rumus molekul
C8H8O3
Berat molekul
152.15 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-hydroxy-4-methylbenzoic acid
SMILES
CC1=C(C=C(C=C1)C(=O)O)O
InChIKey
ZQLCWPXBHUALQC-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 769.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 769.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

3-Hydroxy-4-methylbenzoic Acid adalah asam benzoat tersubstitusi yang membawa gugus hidroksil fenolik dan gugus metil pada posisi bersebelahan di cincin aromatik. Susunan tiga gugus ini menjadikannya bahan pembangun yang praktis bagi kimiawan sintesis, karena gugus karboksilat dapat diesterifikasi atau diamidasi, gugus fenolik dapat dieterifikasi atau diasilasi, sementara gugus metil memberikan pengaruh elektronik dan sterik yang mengarahkan reaksi selanjutnya. Di laboratorium, senyawa ini lazim dipakai sebagai kerangka awal dalam pembuatan ligan, zat antara farmasi, dan molekul target pada penelitian hubungan struktur dengan aktivitas.

Sifat yang membuatnya sering dipilih adalah adanya dua gugus fungsi dengan keasaman berbeda pada satu molekul. Gugus karboksilat jauh lebih asam daripada gugus fenolik, sehingga keduanya dapat dideprotonasi secara bertahap dan difungsionalisasi secara selektif hanya dengan mengatur basa dan kondisi reaksi. Kedekatan gugus hidroksil dan karboksilat juga memungkinkan pembentukan kelat bidentat dengan ion logam, yang berguna dalam kimia koordinasi maupun perancangan material berpori. Senyawa ini berwujud padatan kristalin, memiliki kelarutan terbatas dalam air dingin namun larut baik dalam metanol, etanol, aseton, dan larutan basa encer.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini banyak digunakan pada penelitian kimia organik sintesis, kimia medisinal, dan kimia material, khususnya pada kelompok yang mengembangkan ligan karboksilat untuk kerangka logam organik. Turunan asam hidroksibenzoat juga menarik bagi peneliti antioksidan dan senyawa bioaktif karena kemiripannya dengan struktur fenolik alami. Kemasan 5 g dan 25 g memudahkan penyesuaian dengan skala penelitian, dari optimasi rute sintesis hingga pembuatan bahan dalam jumlah memadai untuk karakterisasi lengkap.

  • Ligan penghubung pada sintesis kerangka logam organik, karena gugus karboksilat dan hidroksil dapat berkoordinasi dengan pusat logam membentuk jaringan berpori yang teratur.
  • Zat antara sintesis farmasi, sebab kerangka asam benzoat tersubstitusi merupakan motif umum yang mudah dielaborasi menjadi amida, ester, dan turunan heterosiklik bioaktif.
  • Bahan awal pembuatan ester dan amida terfungsionalisasi, karena gugus karboksilatnya dapat diaktifkan dengan reagen kopling standar pada kondisi laboratorium yang ringan.
  • Penelitian senyawa fenolik antioksidan, mengingat gugus hidroksil aromatik memberikan kemampuan mendonorkan atom hidrogen yang dapat diuji dengan metode kolorimetri baku.
  • Prekursor kristal kokristal dan penelitian rekayasa kristal, sebab kombinasi gugus donor dan akseptor ikatan hidrogen menghasilkan pola pengemasan yang menarik dipelajari.

Merek TCI
Nomor CAS 586-30-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan kristalin
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat

Simpan bahan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari basa kuat, oksidator, serta kelembapan tinggi yang dapat menyebabkan serbuk menggumpal. Wadah kaca bermulut lebar memudahkan penimbangan tanpa menimbulkan debu berlebih. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium saat menangani, serta lakukan penimbangan di lemari asam atau area berventilasi baik karena serbuk halus dapat mengiritasi saluran pernapasan dan mata. Tumpahan dikumpulkan secara kering lalu dibuang sebagai limbah kimia padat. Periksa lembar data keselamatan bahan dari produsen sebelum digunakan.

—