1,2-Heptanediol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk membentuk senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari dua grup hidroksil yang terletak di kedua ujung rantai heptana. Dalam laboratorium, 1,2-Heptanediol sering digunakan sebagai bahan dasar (building block) dalam sintesis senyawa heterosiklik atau non-heterosiklik. Bahan ini juga berperan dalam pembuatan polimer, pelarut, dan bahan kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Karena struktur molekulnya yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, 1,2-Heptanediol menjadi pilihan utama dalam reaksi kimia yang memerlukan penggunaan bahan dengan dua titik aktif. Senyawa ini memiliki sifat hidrofobik yang memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi reaksi, termasuk dalam lingkungan berair atau berminyak. Karena itu, 1,2-Heptanediol sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai jenis eksperimen kimia yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas yang baik.
Di laboratorium Indonesia, 1,2-Heptanediol digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa kompleks dan pengembangan bahan baru. Bahan ini juga sering ditemukan dalam laboratorium kimia industri dan pendidikan tinggi, karena kehandalannya dalam berbagai reaksi kimia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia farmasi
- Pembuatan polimer dan bahan komposit dalam penelitian material
- Reaksi esterifikasi untuk produksi bahan pelarut dan bahan kimia industri
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi dalam kosmetik dan perawatan kulit
- Eksperimen kimia organik untuk pendidikan tinggi dan penelitian dasar
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3710-31-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
1,2-Heptanediol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap harus ditangani dengan hati-hati karena sifatnya yang mudah menguap. Wadah penyimpanan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau logam. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditempatkan di area yang terpisah dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk menghindari reaksi tidak diinginkan.
- SUZUKI dkk. (1994). ChemInform Abstract: Conformationally Rigid Acyclic 2,2,6,6‐Tetramethyl‐3,5‐Heptanediol ( TMHDiol) Derivative as a New Class of Chiral Auxiliaries.. ChemInform doi:10.1002/chin.199407061
- SUGIMURA dkk. (1990). ChemInform Abstract: Preparation of Optically Pure (3S,5S)‐ and (3R,5R)‐2,6‐Dimethyl‐3,5‐heptanediol.. ChemInform doi:10.1002/chin.199036105
- CHENEVERT dkk. (1996). ChemInform Abstract: Enzymatic Desymmetrization of meso‐2,6‐Dimethyl‐1,7‐heptanediol. Enantioselective Formal Synthesis of the Vitamin E Side Chain and the Insect Pheromone Tribolure.. ChemInform doi:10.1002/chin.199629247
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
