3-Methyl-1,3-butanediol adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang memungkinkan reaktivitas tinggi, sehingga sering dimanfaatkan dalam sintesis senyawa organik. Dalam bidang kimia, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu dalam pembuatan senyawa kompleks, terutama dalam proses pembentukan rantai karbon yang lebih panjang.
3-Methyl-1,3-butanediol memiliki sifat kimia yang stabil namun tetap reaktif, sehingga cocok digunakan dalam berbagai reaksi seperti esterifikasi, hidrolisis, dan reaksi substitusi. Karena memiliki dua grup hidroksil, senyawa ini juga bisa berfungsi sebagai pelarut atau pengikat dalam beberapa reaksi kimia. Keberagaman sifat kimia ini membuatnya menjadi pilihan yang sangat baik untuk berbagai aplikasi laboratorium.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, 3-Methyl-1,3-butanediol sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini juga ditemukan dalam beberapa industri kimia lokal yang membutuhkan bahan baku untuk produksi produk kimia tertentu.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi esterifikasi untuk pembuatan ester dari asam karboksilat
- Pembuatan pelarut organik dalam reaksi kimia tertentu
- Penggunaan sebagai bahan bantu dalam reaksi substitusi dan reduksi
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2568-33-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3-Methyl-1,3-butanediol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik. Dalam penggunaan, harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk meminimalkan risiko paparan.
—
