Hexyldimethyloctylammonium Bromide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi penelitian di bidang kimia dan biologi. Bahan ini sering ditemukan dalam proses sintesis senyawa kompleks, terutama dalam studi tentang glikosains dan interaksi molekuler. Sebagai garam kationik, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan molekul polar dan non-polar, menjadikannya bahan yang sangat penting dalam eksperimen kimia dan biokimia.
Hexyldimethyloctylammonium Bromide memiliki struktur molekuler yang kompleks, terdiri dari rantai hidrokarbon yang panjang dan gugus ionik. Sifat ini membuatnya sangat stabil dalam kondisi laboratorium dan mudah dilarutkan dalam pelarut organik. Karena sifatnya yang non-volatil dan tidak mudah terurai, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang membutuhkan kestabilan tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian terkait biokimia, farmakologi, dan material ilmiah. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan produk ini untuk eksperimen yang memerlukan senyawa dengan sifat ionik dan reaktivitas yang baik. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh peneliti yang membutuhkan bahan ini untuk eksperimen mereka.
- Bahan ini digunakan dalam sintesis senyawa glikosains untuk studi interaksi molekuler.
- Senyawa ini cocok untuk eksperimen biokimia yang memerlukan reaktivitas ionik tinggi.
- Bahan ini sering digunakan dalam penelitian tentang struktur dan fungsi molekul kompleks.
- Hexyldimethyloctylammonium Bromide digunakan dalam proses pemisahan dan karakterisasi senyawa organik.
- Bahan ini juga diterapkan dalam penelitian tentang sifat permukaan dan interaksi molekuler.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 187731-26-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Hexyldimethyloctylammonium Bromide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Bahan ini sensitif terhadap kelembapan, sehingga penyimpanan di lingkungan dengan kelembapan rendah sangat dianjurkan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca. Saat mengambil atau menimbang bahan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung. Selain itu, bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat reaktif atau korosif untuk menghindari reaksi yang tidak diinginkan.
- Hyde dkk. (2017). Concentration-dependent Aggregation Behavior of Asymmetric Cationic Surfactant Hexyldimethyloctylammonium Bromide. Chemistry Letters doi:10.1246/cl.161007
- Funasaki dkk. (2004). Structural Evidence for an Independent Inclusion of Hexyl and Octyl Chains of Hexyldimethyloctylammonium Bromide in an α-Cyclodextrin Cavity. Bulletin of the Chemical Society of Japan doi:10.1246/bcsj.77.2165
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
